Nasional Metropolis Kesehatan Sumatera Utara Wisata & Kuliner Society Internasional Ekonomi

Harga Eceran Rokok Naik Per 1 Januari 2025, Berikut Ini Daftarnya

Redaksi Sumutpos.co • Senin, 16 Desember 2024 | 11:23 WIB
ILUSTRASI.
ILUSTRASI.

SUMUTPOS.CO - Pemerintah melalui Kementerian Keuangan (Kemenkeu) telah menetapkan kenaikan harga jual eceran rokok konvensional maupun rokok elektrik. Harga jual eceran ke masyarakat tersebut, mulai naik pada 1 Januari 2025 mendatang, meski cukai hasil tembakau (CHT) tidak mengalami kenaikan.

Harga jual eceran rokok tertuang dalam Peraturan Menteri Keuangan Nomor 97 Tahun 2024 tentang Tarif Cukai Hasil Tembakau Berupa Sigaret, Cerutu, Rokok Daun Atau Klobot dan Tembakau Iris.

Menurut Pemerintah, langkah ini bertujuan untuk mendukung pengendalian konsumsi tembakau, melindungi industri tembakau padat karya, serta mengoptimalkan penerimaan negara.

Berikut batasan harga jualnya terhitung 1 Januari tahun 2025:

1. Sigaret Kretek Mesin (SKM)

a. Golongan I paling rendah Rp 2.375/batang (naik 5,08%) dengan tarif cukai Rp 1.231/batang.

b. Golongan II paling rendah Rp 1.485/batang (naik 7,6%) dengan tarif cukai Rp 746/batang.

2. Sigaret Putih Mesin (SPM)

a. Golongan I paling rendah Rp 2.495 per batang (naik 4,8%) dengan tarif cukai Rp 1.336 per batang.

b. Golongan II paling rendah Rp 1.565 per batang (naik 6,8%) dengan tarif cukai Rp 794/batang.

3. Sigaret Kretek Tangan (SKT) atau Sigaret Putih Tangan (SPT)

a. Golongan I harga jual eceran paling rendah Rp 1.555 per batang sampai dengan Rp 2.170 per batang dengan tarif cukai Rp 378 per batang.

b. Golongan II harga jual eceran paling rendah Rp 995 per batang (naik 15%) dengan tarif cukai Rp 223 per batang.

c. Golongan III harga jual eceran paling rendah Rp 860 (naik 18,6%) dengan tarif cukai Rp 122 per batang.

4. Sigaret Kretek Tangan Filter (SKTF) atau Sigaret Putih Tangan Filter (SPTF)

Harga jual eceran paling rendah Rp 2.375 per batang (naik 5%) dengan tarif cukai Rp 1.231 per batang

5. Sigaret Kelembak Kemenyan (KLM)

a. Golongan I harga jual eceran paling rendah Rp 950 dengan tarif cukai Rp 483/batang (sama dengan 2024)

b. Golongan II harga jual eceran paling rendah Rp 200 dengan tarif cukai Rp 25/batang (sama dengan 2024)

6. Jenis Tembakau Iris (TIS)

Harga jual paling rendah Rp 55-180, tidak berubah dari tahun 2024.

7. Jenis Rokok Daun atau Klobot (KLB)

Harga jual paling rendah Rp 290, tidak berubah dari tahun 2024.

8. Jenis Cerutu (CRT)

Harga jual paling rendah Rp 495 sampai Rp 5.500, tidak berubah dari tahun 2024.(bbs/han)

Editor : Redaksi
#Harga Eceran Rokok