SUMUTPOS.CO- Peredaran uang palsu masih menjadi ancaman serius di Indonesia.
Terbaru, mantan artis drama kolosal, Sekar Arum Widara alias SKW ditangkap lantaran diduga terlibat kasus peredaran uang palsu. Bahkan, artis ini diketahui telah berbelanja di sebuah mall dengan menggunakan uang palsu tersebut.
Dengan kata lain, peredaran uang palsu bisa di mana saja dan kapan saja.
Kanit Ranmor Satreskrim Polres Metro Jakarta Selatan, Iptu Teddy Rohendi mengatakan, pelaku beberapa kali melakukan transaksi di Lippo Mall Kemang menggunakan uang palsu pecahan Rp100.000.
Dari tangan pelaku, polisi menyita barang bukti berupa uang palsu senilai lebih dari Rp200 juta.
Kejadian ini menimbulkan kekhawatiran masyarakat, terutama saat melakukan transaksi jual beli. Oleh karena itu, penting bagi kita untuk memahami cara mudah dan efektif membedakan uang asli dan palsu.
Agar kota terhindar dari uang palsu, yang jarus diingat adalah metode 3D: Dilihat, Diraba, dan Diterawang.
Dilihat: Perhatikan warna uang. Uang asli memiliki warna yang cerah, tajam, dan konsisten. Uang palsu cenderung kusam, pudar, atau warnanya tidak sesuai. Periksa ketajaman gambar dan detailnya; uang asli memiliki gambar yang jelas dan detail, sementara uang palsu biasanya buram dan kurang detail. Perhatikan benang pengaman yang berubah warna jika dilihat dari sudut berbeda, serta tinta yang berubah warna pada beberapa pecahan uang. Cari gambar tersembunyi yang hanya terlihat dari sudut tertentu atau diterawang, dan logo rectoverso Bank Indonesia.
Diraba: Uang asli memiliki tekstur yang lebih kasar dan tebal daripada uang palsu. Angka dan gambar pada uang asli lebih menonjol. Uang palsu terasa lebih halus dan tipis. Raba juga kode tunanetra yang ada pada uang asli.
Diterawang: Periksa tanda air (watermark), benang pengaman, dan gambar rectoverso yang saling mengisi dari logo Bank Indonesia. Uang asli akan menunjukkan fitur-fitur ini dengan jelas saat diterawang.
Metode ini memungkinkan kita untuk memeriksa keaslian uang dengan teliti, memperhatikan detail-detail yang seringkali diabaikan. Dengan memahami ciri-ciri uang asli berdasarkan metode ini, kita dapat meminimalisir risiko menerima uang palsu dan melindungi diri dari kerugian finansial.
Selain metode 3D, ada beberapa cara tambahan yang dapat membantu kita memastikan keaslian uang. Membandingkan uang yang mencurigakan dengan uang asli yang sudah kita ketahui keasliannya merupakan langkah yang sangat efektif.
Perhatikan perbedaan warna, tekstur, dan detail gambar secara seksama. Kehati-hatian dan pengetahuan yang cukup tentang ciri-ciri uang rupiah asli sangat penting dalam mencegah terjadinya penipuan uang palsu. (bbs/ram)
Editor : Juli Rambe