Nasional Metropolis Kesehatan Sumatera Utara Wisata & Kuliner Society Internasional Ekonomi

Wabup Garut Tulis Surat Terbuka, Minta Maaf ke Masyarakat

Juli Rambe • Senin, 21 Juli 2025 | 20:30 WIB
RAMAI: Warga Garut saat ramai saat menghadiri pesta rakyat pernikahan wakil bupati dan anak Dedi Mulyadi. (Dok: istimewa)
RAMAI: Warga Garut saat ramai saat menghadiri pesta rakyat pernikahan wakil bupati dan anak Dedi Mulyadi. (Dok: istimewa)

 

SUMUTPOS.CO- Menantu Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, Putri Karlina yang juga wakil bupati Garut akhirnya angkat bicara soal insiden memilukan dalam pesta pernikahannya yang menelan tiga korban jiwa.

Dalam sebuah surat terbuka yang ia tulis sendiri, Putri Karlina menyampaikan permintaan maaf mendalam kepada masyarakat dan menyerahkan sepenuhnya penanganan kasus ini kepada pihak berwenang.

Melalui tulisan yang diunggah pada Senin (21/7/2025).

Putri memulai dengan ungkapan duka dan perenungan tentang hidup yang tak lepas dari ujian.

Ia menyebut musibah yang terjadi pada Jumat, 18 Juli 2025 lalu sebagai sesuatu yang sama sekali tidak pernah ia bayangkan, apalagi niatkan.

“Tidak ada setitik pun terbayang dalam benak, atau terselip dalam hati, niat buruk untuk mencelakakan siapapun,” tulisnya.

Dalam surat tersebut, Putri Karlina  juga menegaskan bahwa dirinya dan keluarga akan tetap mendampingi keluarga korban melewati masa sulit ini. 

Ia mengaku bertanggung jawab secara moral dan menyampaikan simpati yang tulus untuk para korban serta keluarganya.

Meski tengah diliputi duka dan badai persoalan, anak perempuan Kapolda Metro Jaya Irjen Karyoto itu menegaskan komitmennya untuk terus menjalankan amanah sebagai wakil pimpinan daerah. Diketahui ia merupakan Wakil Bupati Garut saat ini.

Ia menyebut dirinya akan tetap berusaha memberi manfaat sebagai seorang ibu, istri, dan manusia yang berguna bagi sesama.

“Saya memohon maaf untuk apa yang terjadi. Saya dan keluarga telah dan akan selalu membersamai para korban melalui masa sulitnya,” tulis Putri mengakhiri suratnya. Ia pun menutup pernyataan tersebut dengan doa agar Allah memberikan ampunan atas segala yang terjadi. 

Sebelumnya, tiga orang yang meninggal dunia dalam acara Pesta Rakyat rangkaian pernikahan Putri Karlina dengan Maula Akbar Mulyadi Putra, putra sulung Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, terjadi pada saat ada pembagian makanan gratis.

Masyarakat yang sudah mengantre langsung berdesak-desakan ketika makanan gratis dibagikan di gerbang barat alun-alun Garut, Jawa Barat.

Banyak orang terinjak-injak karena saking padatnya orang yang berusaha mendapatkan makanan gratis. Tiga orang yang meninggal dunia yaitu Vania Aprilia, Dewi Jubaedah, dan Bripka Cecep Saeful Bahri.

Selain itu, terdapat 23 orang mengalami pingsan kekurangan oksigen akibat berdesak-desakan untuk mendapatkan makanan gratis dalam acara pernikahan Putri Karlina dan Maula Akbar. (jpc/ram)

 

Editor : Juli Rambe