SUMUT POS- Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada Selasa (9/9/2025) ditutup ke zona merah pada sesi terakhir perdagangan. IHSG turun 138,24 poin atau 1,78% ke 7.628,61.
Terdapat 232 saham menguat, 489 saham melemah dan 235 saham stagnan. Transaksi perdagangan mencapai Rp24,7 triliun dari 38,5 miliar saham yang diperdagangkan.
Indeks LQ45 turun 1,74% ke 769,93, indeks JII turun 1,36% ke 514,69, indeks IDX30 turun 1,54% ke 400,16 dan indeks MNC36 turun 1,36% ke 309,75.
Untuk indeks sektoral di antaranya energi turun 1,25%, konsumer non siklikal melemah 0,29%, konsumer siklikal menguat 0,68 persen, keuangan turun 1,73 persen, infrastruktur turun 1,36%, properti turun 0,94%, bahan baku melemah 0,24 persen, transportasi menguat 0,72%, industri menguat 0,11%, teknologi turun 1,86%, kesehatan menguat 0,11%.
Sementara itu, saham-saham yang masuk top gainers yaitu saham PT Global Sukses Digital Tbk (DOSS) naik 34,78% ke Rp186, PT Puri Sentul Permai Tbk (KDTN) naik 34,19 persen ke Rp157 dan PT Lion Metal Works Tbk (LION) naik 25% di Rp550.
Adapun saham-saham yang masuk top losers antara lain, PT Ginting Jaya Energi Tbk (WOWS) turun 14,29% ke Rp90, PT MNC Sky Vision Tbk (MSKY) turun 12,96%ke Rp94 dan PT Caturkarda Depo Bangunan Tbk (DEPO) turun 12,90 persen di Rp216.
Terjun bebasnya IHSG diduga karena adanya reshuffle kabinet yang baru dilakukan oleh Presiden Prabowo. Diketahui, salah satu yang direshuffle adalah Sri Mulyani yang sempat menjabat sebagai menteri keuangan. (bbs/ram)
Editor : Juli Rambe