Nasional Metropolis Kesehatan Sumatera Utara Wisata & Kuliner Society Internasional Ekonomi

Indonesia Defisit 70 Ribu Dokter Spesialis

Johan Panjaitan • Rabu, 10 Desember 2025 | 08:30 WIB
ILUSTRASI: Tim medis saat melakukan operasi. (FREEPIK)
ILUSTRASI: Tim medis saat melakukan operasi. (FREEPIK)

JAKARTA, Sumutpos.jawapos.com-Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menegaskan bahwa Indonesia mengalami kekurangan dokter dalam jumlah besar, terutama dokter spesialis. Untuk itu diperlukan percepatan pemenuhan melalui skema pendidikan berbasis rumah sakit atau hospital based.

Direktur Jenderal Sumber Daya Manusia Kesehatan (SDMK) Kemenkes Yuli Farianti mengatakan bahwa kekurangan dokter itu sudah terjadi selama puluhan tahun dan bukan sekadar persoalan maldistribusi. Berdasarkan perhitungan kebutuhan dan ketersediaan tenaga kesehatan, Indonesia masih defisit sekitar 70 ribu dokter spesialis.

“Sebanyak 53 persen RSUD belum memiliki tujuh spesialis dasar. Sedangkan 30 dari 38 provinsi kurang dokter spesialis,” ujarnya dalam sesi pemaparan kepada media di Jakarta kemarin (9/12).

Yuli mencontohkan Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat yang membutuhkan 16 dokter spesialis jantung, namun tidak satu pun tersedia. Ada juga sejumlah daerah di Kalimantan dan Papua yang masih merah dalam peta kebutuhan spesialis.

Di sisi lain, kapasitas pendidikan spesialis yang berbasis universitas terbatas. Dari sekitar 150 fakultas kedokteran (FK), hanya 26 yang menyelenggarakan Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS). Lu-lusan PPDS pun hanya sekitar 2.700 hingga 3.000 orang per tahun.

“Kalau mau mengejar 70 ribu dengan 3.000 per tahun, bisa 20 tahun lebih. Apakah kita tega membiarkan masyarakat meninggal karena ketiadaan SDM?” ujarnya.

Baca Juga: Kapolres Labuhanbatu Turun Langsung Salurkan Bantuan Bencana ke Tapsel
Kemenkes kini mendorong rumah sakit menjadi pusat pelatihan dokter spesialis atau hospital based. Sistem ini diterapkan di banyak negara. Yuli menyebut Amerika Serikat memiliki lebih dari 900 rumah sakit penyelengga-ra pendidikan spesialis, sementara Inggris 704 rumah sakit.

Indonesia punya sekitar 3.000 rumah sakit, dan Kemenkes menilai setidaknya 500 di antaranya berpotensi menjadi rumah sakit pendidikan. (jpg/han)

 

 

Editor : Johan Panjaitan
#kapasitas #dokter spesialis #kemenkes #indonesia