BANDA ACEH, Sumutpos.jawapos.com-Pengurus Daerah (PD) Satuan Relawan Indonesia Raya (SATRIA) Aceh mengajak masyarakat untuk tetap percaya pada kekuatan bangsa dan kemampuan pemerintah dalam menangani pemulihan pascabencana banjir dan longsor yang melanda Aceh dan sejumlah wilayah di Sumatra.
Pesan tersebut disampaikan bertepatan dengan peringatan Hari Bela Negara ke-77, yang mengusung tema “Teguhkan Bela Negara untuk Indonesia Maju”. Sekretaris PD SATRIA Aceh, Mahfudz Y. Loethan, menegaskan bahwa bela negara saat ini bukan sekadar slogan, tetapi praktik nyata menjaga persatuan, menumbuhkan kepercayaan, dan saling menguatkan di tengah masa sulit.
“Bela negara hari ini adalah bagaimana kita tetap yakin pada kekuatan diri sendiri sebagai bangsa. Insya Allah, negara kita mampu membenahi dan memulihkan kondisi pascabencana ini,” ujar Mahfudz.
Mahfudz mengakui bahwa setiap upaya besar tentu memiliki keterbatasan, namun hal itu harus disikapi dengan kebesaran hati, bukan saling menyalahkan yang justru melemahkan semangat bersama. Ia menekankan pentingnya kerja sama dan persatuan sebagai fondasi pemulihan.
“Kekurangan itu pasti ada, dan itu manusiawi. Mari kita bahu-membahu, bersatu untuk perbaikan daerah kita. Jangan lagi saling menyalahkan. Yakinlah, bangsa kita mampu mengatasi semua ini. Kita tidak sendirian,” tegasnya.
Selain itu, Mahfudz mengajak masyarakat untuk mendoakan para pemimpin, khususnya Presiden Prabowo Subianto, agar diberikan kekuatan dan petunjuk dalam memimpin bangsa melewati masa-masa sulit ini.
“Mari kita doakan pemimpin kita. Insya Allah beliau akan bekerja keras untuk kita semua, membenahi daerah terdampak, dan memastikan rakyat tidak menghadapi bencana sendirian,” katanya.
Ia juga menekankan agar masyarakat tidak terjebak narasi negatif yang bisa melemahkan semangat para petugas dan relawan di lapangan. Menurut Mahfudz, saat ini yang dibutuhkan adalah dukungan nyata, bukan kritik yang tidak membangun.
“Tugas kita hari ini adalah membantu, bukan mencela. Mereka berjuang tulus, sering di luar batas kemampuan manusia,” ujarnya.
Mahfudz menambahkan bahwa setiap musibah mengandung hikmah yang dapat menjadi pelajaran berharga bagi mereka yang sabar dan menjaga persaudaraan.
“Yang kuat mari turun membantu, yang memiliki kelebihan mari berbagi, dan yang lemah mari kirimkan doa. Kebersamaan inilah wujud nyata bela negara,” ujarnya.
PD SATRIA Aceh menegaskan komitmennya untuk terus berada di tengah masyarakat, mendukung langkah pemerintah, dan menjaga optimisme agar Aceh dan wilayah terdampak lainnya dapat bangkit lebih kuat.
“Mari kita jaga persatuan, harapan, dan kepercayaan. Dengan kebersamaan dan doa, Aceh akan pulih, Indonesia akan maju,” tutup Mahfudz.(rel/han)
Editor : Johan Panjaitan