Nasional Metropolis Kesehatan Sumatera Utara Wisata & Kuliner Society Internasional Ekonomi

Google Salip OpenAI di LM Arena, Gemini 3 Pro Kembali ke Puncak AI

Johan Panjaitan • Senin, 12 Januari 2026 | 11:20 WIB
Investasi besar Google pada tiga pusat data baru di Texas, AS, membuat perusahaan teknologi yang dipimpin Sundar Pichai itu menduduki ranking chat AI tertinggi mengawali 2026. (FREEPIK)
Investasi besar Google pada tiga pusat data baru di Texas, AS, membuat perusahaan teknologi yang dipimpin Sundar Pichai itu menduduki ranking chat AI tertinggi mengawali 2026. (FREEPIK)

MENLO PARK, Sumutpos.jawapos.com-Setelah sempat tertinggal oleh lonjakan adopsi ChatGPT milik OpenAI, Google kembali merebut posisi terdepan dalam persaingan kecerdasan buatan global. Model terbarunya, Gemini 3 Pro, menempati peringkat tertinggi di LM Arena, platform independen yang menguji dan membandingkan performa model AI, pada akhir pekan lalu (10/1).

Mengutip laporan The Wall Street Journal, Gemini 3 Pro melesat hanya dua bulan setelah peluncuran. CEO Google Sundar Pichai menyebut capaian tersebut bukan hasil instan, melainkan buah dari investasi riset jangka panjang, keberanian membangun perangkat keras internal, serta perubahan kepemimpinan yang mendorong eksperimen lebih agresif.

“Menyenangkan melihat teknologi ini akhirnya diluncurkan dalam skala Google,” ujar Pichai.

Konsistensi Strategi Sejak 2015

Sejak menjabat sebagai CEO pada 2015, Pichai secara konsisten mengarahkan Google menuju strategi AI-first. Fondasi tersebut dibangun jauh sebelum ChatGPT mengubah lanskap industri teknologi global.

Pembentukan Google Brain pada 2011 di bawah Jeff Dean, serta akuisisi DeepMind yang dipimpin Demis Hassabis, menjadi tulang punggung riset kecerdasan buatan perusahaan. Pada saat yang sama, Google mengembangkan Tensor Processing Unit (TPU)—cip khusus AI yang dirancang lebih hemat energi dan efisien dibanding prosesor konvensional. Keunggulan struktural ini kini menjadi pembeda utama di tengah melonjaknya kebutuhan komputasi AI.


650 Juta Pengguna Bulanan

Menjelang akhir 2025, Gemini mencatat lebih dari 650 juta pengguna bulanan, menandai skala adopsi yang kian masif. Peluncuran Gemini 3 yang dibarengi cip Ironwood semakin memperkuat posisi Google, bahkan memicu spekulasi penjualan cip internal tersebut kepada Meta.

“Kami mengakhiri 2025 dalam posisi yang sangat kuat. Jika melihat kembali ke setahun lalu, kemajuannya sungguh luar biasa,” kata Pichai.

Kebangkitan Google di LM Arena menegaskan bahwa persaingan AI bukan sekadar soal siapa yang lebih dulu viral, melainkan siapa yang paling siap secara riset, infrastruktur, dan skala. Dalam perlombaan ini, Google kembali menunjukkan bahwa kesabaran strategis bisa menjadi keunggulan kompetitif.(jpg/han)

Editor : Johan Panjaitan
#Open AI #google #Gemini 3 Pro