Nasional Metropolis Kesehatan Sumatera Utara Wisata & Kuliner Society Internasional Ekonomi

Ibunda Kezia Syifa, Safitri Sebut Anaknya Sedang Mengurus Perpindahan Kewarganegaraan

Juli Rambe • Jumat, 23 Januari 2026 | 21:38 WIB
Video AI yang viral. (Dok: istimewa)
Video AI yang viral. (Dok: istimewa)

 

SUMUT POS- Ibunda dari Kezia Syifa, Safitri buka suara terkait putrinya yang bergabung dengan tentara AS. Bahkan, dalam video yang sempat viral tampak Kezia Syifa tampak diantarkan oleh keluarganya di bandara. Ia bahkan sudah mengenakan seragam tentara AS berwarna cokelat dibalut jilbab hitam.

Bagi Safitri, Kezia telah membanggakan keluarga besarnya. Gadis asal Tangerang, Banten itu sudah mencapai kesuksesan pada kariernya.

"Kangennya dibayarkan lihat anak yang bisa membanggakan. I am proud of you (aku sangat bangga padamu)," jelasnya.

"Usaha kerasmu pasti akan membuahkan hasil yg baik untuk masa depanmu. Keep fighting (tetap semangat) kakak Key," tambahnya.

Dari sejumlah unggahan tersebut, publik semakin penasaran siapa sosok Kezia Syifa, terutama profil lengkapnya.

Kezia Syifa merupakan sosok WNI berasal dari keluarga diaspora Indonesia. Melalui unggahan Instagram sang ibunda, keluarga besar Kezia telah menetap di AS.

Kezia Syifa dikabarkan saat ini berusia 20 tahun. Ia merupakan sosok gadis yang tinggal di Tangerang, Banten.

Safitri menjelaskan alasan Kezia Syifa bisa menjadi bagian tentara AS di Army National Guard Maryland. Pasalnya, Syifa dan keluarga sudah lama tinggal di Maryland sejak 2023.

Sementara, statusnya di Maryland Army National Guard baru bergabung sejak 2025 lalu. Tugas Kezia Syifa di militer AS, berada di bagian administrasi, tepatnya di MOS 92A.

MOS 92A merupakan posisinya yang berada di bidang logistik. Tak hanya itu, bidang ini juga bertanggung jawab atas pengelolaan perlengkapan militer.

Peran MOS 92A sangat penting untuk memberikan kepastian terutama kesiapan untuk kebutuhan operasional pada satuan.

Adapun Army National Guard merupakan bagian komponen cadangan militer darat AS. 

Posisinya berada di bawah kendali negara bagian, tepatnya komando gubernur serta presiden (federal).

Tugasnya sebagai anggota memang bersifat paruh waktu ketimbang tentara militer yang aktif. Syifa pun bisa menjalani aktivitas secara sipil, baik mengenyam pendidikan sekolah hingga bekerja.

Berdasarkan keterangan dari Safitri, selain berbagi kehidupan diaspora di AS, Kezia Syifa juga sempat menempuh pendidikan SMA di Amerika sejak 2023 hingga 2025.

Saat ini, Syifa tampaknya masih mengurus proses perpindahan kewarganegaraan dari WNI ke AS. Ia melihat putrinya tidak keberatan kehilangan status WNI.

Hal ini menyusul lantaran Syifa telah melakukan diskusi dengan keluarganya. Menurut Syifa, keputusannya tetap mengikuti ketentuan hukum berlaku di Indonesia maupun AS. 

Diketahui, Kezia Syifa menjadi viral karena menjadi tentara. Apalagi, dalam video tersebut dia menyebut menjadi tentara di Indonesia mahal, karena harus mengeluarkan uang ratusan juta. (bbs/ram)

 

 

Editor : Juli Rambe
#Kezia Syifa urus perpindahan warga negara #WNI jadi tentara AS #Kezia Syifa