TAPSEL, SUMUT POS- Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo menyampaikan perkembangan penanganan pascabencana di wilayah Tapanuli Selatan, khususnya terkait penyediaan hunian sementara yang berada di Desa Napa, Kecamatan Batangtoru, bagi warga terdampak bencana pada 27 November 2025 lalu.
Menurutnya, pemerintah menargetkan ratusan unit hunian sementara yang telah dibangun oleh PT. Nindya Karya dapat segera ditempati masyarakat sebelum Hari Raya Idulfitri. Namun, saat ini masih terdapat kendala utama yang harus diselesaikan, yakni keterbatasan pasokan air bersih di lokasi hunian tersebut.
“Sebagian dari 245 unit hunian sementara sebenarnya sudah siap ditempati. Tetapi memang ada kendala di pasokan air yang belum mencukupi untuk seluruh unit,” ujar Dody saat melakukan sahur bersama warga di Hunian Sementara, Senin (9/3/2026).
Ia menjelaskan bahwa sumber air yang disiapkan sebelumnya ternyata belum mampu memenuhi kebutuhan seluruh penghuni. Karena itu, pemerintah kini tengah melakukan pengeboran sumur tambahan untuk memperkuat pasokan air.
“Awalnya sumber air yang ada kita kira cukup, tapi setelah dihitung untuk 245 unit ternyata masih kurang. Sekarang sedang dilakukan pengeboran sumur baru di satu sampai dua titik tambahan,” katanya.
Dody optimistis proses pengeboran tersebut dapat segera selesai sehingga air bisa langsung dialirkan ke reservoir yang telah disiapkan. Dengan demikian, hunian sementara dapat segera digunakan oleh para pengungsi.
“Kalau proses pengeboran dan pengurasan sumurnya lancar, mudah-mudahan dalam satu atau dua hari air sudah bisa kita alirkan ke reservoir,” jelasnya.
Sambil menunggu proses tersebut rampung, kebutuhan air bagi warga sementara dipasok menggunakan mobil pemadam kebakaran yang dikerahkan pemerintah daerah.
“Untuk sementara ini air dibantu oleh mobil pemadam kebakaran dari pemerintah daerah atas bantuan Bupati,” tambahnya.
Selain hunian sementara, pemerintah pusat juga tengah menyiapkan pembangunan hunian tetap bagi para korban bencana. Program tersebut merupakan bagian dari langkah pemulihan jangka panjang yang didorong oleh pemerintah.
“Hunian tetap juga sedang disiapkan oleh pemerintah melalui Bapak Prabowo Subianto, sehingga nantinya masyarakat bisa kembali memiliki tempat tinggal yang lebih permanen,” ujarnya.(rel/san/ram)
Editor : Juli Rambe