Nasional Metropolis Kesehatan Sumatera Utara Wisata & Kuliner Society Internasional Ekonomi

Menhaj Tegaskan Kloter Pertama Masuk Asrama pada 21 April

Juli Rambe • Rabu, 8 April 2026 | 02:00 WIB
Menteri Haji dan Umrah RI, M. Irfam Yusuf. (Dok: Jawa Pos)
Menteri Haji dan Umrah RI, M. Irfam Yusuf. (Dok: Jawa Pos)

 

SUMUT POS- Di tengah berita konflik Timur Tengah saat ini, ada satu kabar yang membuat hati gembir. Yaitu, pelaksanaan ibadah haji tetap dilaksanakan pada tahun ini.

Menteri Haji dan Umrah (Menhaj) Mochamad Irfan Yusuf memastikan jamaah haji asal Indonesia akan berangkat ke Tanah Suci pada bulan ini.

Kepastian itu dia sampaikan usai menggelar pertemuan dengan Duta Besar Arab Saudi untuk Indonesia Faisal bin Abdullah Al-Amudi di kantornya, Selasa (7/4/2026). 

Baca Juga: Ressa Anak Denada Spill Ayah Biologisnya

Dalam pertemuan itu, pria yang akrab disapa Gus Irfan menyebut persiapan penyelenggaraan ibadah haji Indonesia telah rampung 100%. Seluruh dokumen seperti visa, lalu kebutuhan jemaah terkait akomodasi dan katering semuanya telah diselesaikan.

"Dan insyaallah tanggal 21 (April 2026) jamaah haji kloter pertama bisa masuk asrama haji dan tanggal 22 berangkat ke Arab Saudi, insyaallah," kata Gus Irfan, Selasa (7/4/2026). 

Gus Irfan mengapresiasi Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman dan pihak-pihak terkait yang telah banyak membantu Kementrian Haji dan Umrah dalam mempersiapkan keberangkatan.

Di sisi lain, situasi konflik di kawasan Timur Tengah yang masih berlangsung, diharapkan tidak akan berdampak terhadap pelaksanaan ibadah haji Jamaah Indonesia. Gus Irfan berharap pertempuran kedua belah pihak bisa mereda dalam rangka menghormati persiapan keberangkatan para jamaah haji.

"Mudah-mudahan situasi Timur Tengah yang kurang menguntungkan di mana tadi banyak terjadi peperangan tidak akan mempengaruhi persiapan dan keberangkatan jamaah haji kita," sambungnya. 

Gus Irfan mengakui, perang di kawasan Timur Tengah turut memicu kenaikan Bahan Bakar Minyak (BBM), yang menjadi tantangan bagi pihaknya mempersiapkan pelaksanaan ibadah haji.

"Kami juga menyadari bahwa situasi peperangan ini juga menyebabkan berbagai kendala di lapangan, termasuk dan terutama terkait dengan kenaikan biaya bahan bakar yang melonjak hampir dua kali lipat bahkan lebih, sehingga ini juga menjadi hal-hal yang menyulitkan," ucap dia. 

Walaupun begitu, dia tetap optimis penyelenggaraan haji akan berjalan lancar dan aman. (bbs/ram)

 

Editor : Juli Rambe
#kloter pertama jamaah haji 2026 #keberangkatan jamaah haji #jamaah haji indonesia