SUMUT POS- Seluruh jenazah korban kecelakaan bus Antar Lintas Sumatera (ALS) dan truk tangki di wilayah Musi Rawas Utara, Sumatera Selatan, dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Moh. Hasan Palembang pada Kamis dini hari sekitar pukul 05.00 WIB.
Seluruh korban sebelumnya dievakuasi dari Rumah Sakit Siti Aisyah Lubuklinggau untuk menjalani proses identifikasi lanjutan oleh tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Sumatera Selatan.
Kepala Bidang Kedokteran dan Kesehatan Polda Sumsel AKBP Andrianto mengatakan, setibanya di rumah sakit seluruh jenazah langsung ditempatkan di ruang pendingin sebelum proses pemeriksaan dimulai.
Baca Juga: Akun Instagram Ahmad Dhani Telah Kembali, Tetap Serang Maia Estianty
“Kami membentuk tim pagi ini yang juga melibatkan personel dari Jakarta. Total ada tujuh dokter forensik didampingi 30 personel yang mulai bekerja pukul 08.00 WIB,” ujar Andrianto di Palembang, Kamis (7/5).
Menurut dia, proses identifikasi korban menghadapi kendala cukup berat karena sebagian besar jenazah mengalami luka bakar serius akibat insiden tersebut.
Ia menjelaskan tahapan identifikasi dilakukan melalui pemeriksaan ciri fisik awal yang kemudian dicocokkan dengan data primer milik keluarga korban dalam proses rekonsiliasi.
“Ini bukan bicara soal durasi lama atau cepat, tapi ketepatan. Kami melakukan rekonsiliasi gabungan dari hasil pemeriksaan. Hingga saat ini, diperkirakan sudah ada lima jenazah yang mendekati hasil identifikasi pasti, namun kami masih menunggu keputusan pimpinan untuk diumumkan secara resmi,” katanya.
Untuk membantu keluarga korban, Polda Sumsel juga membuka posko pengaduan di RS Bhayangkara Palembang. Pihak keluarga diminta membawa identitas resmi maupun data medis pendukung guna mempercepat proses identifikasi.
Kepolisian menegaskan penyerahan jenazah kepada keluarga baru akan dilakukan setelah identitas korban dipastikan secara ilmiah melalui prosedur DVI.
Diketahui, selain penumpang dan sopir Bus ALS, yang menjadi korban juga sopir dari truk tangki. (jpc/ram)
Editor : Juli Rambe