Nasional Metropolis Kesehatan Sumatera Utara Wisata & Kuliner Society Internasional Ekonomi

Pemerintah Gelontorkan Rp2,04 Triliun untuk Diskon Transportasi Libur Sekolah

Juli Rambe • Selasa, 23 Juni 2026 | 00:00 WIB
ilustrasi: Pasangan suami istri tengah menikmati liburan. (FREEPIK)
ilustrasi: Pasangan suami istri tengah menikmati liburan. (FREEPIK)

 

SUMUT POS— Pemerintah resmi mengambil langkah strategis guna memacu roda perekonomian nasional melalui sektor pariwisata dan konektivitas antardaerah.

Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian secara resmi menggelontorkan dana stimulus berupa insentif transportasi dengan total nilai fantastis mencapai Rp2,04 triliun.

Anggaran jumbo ini dialokasikan khusus untuk meringankan beban ongkos perjalanan masyarakat pada dua periode puncak liburan di semester kedua tahun 2026, yakni musim libur sekolah serta masa libur Natal dan Tahun Baru (Nataru).

Baca Juga: Demi Cita-cita, Minggu Saragih Rela Jadi Penarik Becak

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto menegaskan, pemberian insentif ini dirancang sebagai instrumen stimulan untuk mendorong pergerakan masyarakat secara masif. Berdasarkan evaluasi makroekonomi, peningkatan mobilitas domestik pada paruh kedua tahun ini dinilai krusial guna menjaga momentum pertumbuhan ekonomi nasional melalui kontribusi konsumsi rumah tangga dan sektor penunjang pariwisata.

“Pemerintah meluncurkan program Diskon Transportasi yang mencakup periode libur sekolah maupun libur Nataru. Langkah ini diikuti dengan pemberian insentif komprehensif, baik itu untuk moda transportasi udara selama musim liburan maupun pada saat momen Nataru nanti. Total stimulus insentif transportasi yang kami siapkan berada di angka sekitar Rp2,04 triliun,” ujar Airlangga Hartarto dalam konferensi pers resmi yang digelar di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Jakarta, Senin (22/6).

Implementasi kebijakan stimulus ini langsung bergerak cepat menyasar sektor transportasi publik di bawah koordinasi Kementerian Perhubungan. Menteri Perhubungan, Dudy Purwagandhi, memaparkan secara mendetail mengenai rincian potongan tarif dan subsidi yang dapat dinikmati oleh masyarakat dalam waktu dekat, khususnya selama musim libur sekolah tengah tahun ini.

Untuk moda transportasi berbasis rel, pemerintah memberikan potongan harga atau diskon tiket kereta api sebesar 30 persen dari harga normal. Kebijakan pemangkasan tarif kereta api ini berlaku efektif untuk masa perjalanan mulai tanggal 20 Juni hingga 5 Juli 2026. Tidak hanya jalur darat, sektor transportasi laut juga mendapatkan porsi stimulus yang signifikan melalui armada kapal PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni).

“Kami memberikan potongan sebesar 30 persen untuk tarif dasar Kapal Pelni. Masa berlaku insentif di sektor maritim ini relatif lebih panjang, yaitu mencakup periode perjalanan dari tanggal 20 Juni hingga 15 Agustus 2026,” urai Dudy Purwagandhi dalam kesempatan konferensi pers yang sama.

Selain tiket kapal penumpang, pemerintah juga memberikan intervensi pada sektor penyeberangan yang dikelola oleh PT ASDP Indonesia Ferry (Persero). Bentuk stimulus yang diberikan berupa pembebasan atau pemberian insentif khusus untuk tarif jasa kepelabuhanan yang dikelola oleh ASDP, dengan masa pemberlakuan dari tanggal 20 Juni hingga 5 Juli 2026.

Menurut catatan Kementerian Perhubungan, total alokasi anggaran yang dikucurkan khusus untuk pos diskon kereta api, kapal Pelni, dan insentif jasa kepelabuhanan ASDP pada musim libur sekolah ini mencapai Rp190,5 miliar. Kebijakan penyerapan anggaran darat dan laut ini ditargetkan mampu menyasar dan memfasilitasi sedikitnya 3 juta pergerakan penumpang di seluruh wilayah Indonesia.

Sementara itu, untuk sektor transportasi udara yang kerap menjadi tumpuan pergerakan cepat antarpulau, pemerintah menyiapkan skema insentif berupa Pajak Pertambahan Nilai Ditanggung Pemerintah (PPN DTP) sebesar 100 persen. 

Subsidi pajak ini diberikan khusus bagi pembelian tiket pesawat domestik berjadwal untuk penerbangan kelas ekonomi. Anggaran yang disiapkan pemerintah untuk menanggung PPN tiket pesawat pada musim libur sekolah ini mencapai Rp472,7 miliar, dengan proyeksi target jangkauan mencapai 2,3 juta penumpang. (jpc/ram)

Editor : Juli Rambe
#diskon tiket #libur sekolah