Polda Metro Jaya Selidiki Kematian Sutrimo, Polisi Dalami Penyebab Meninggalnya Korban

Johan Panjaitan • Dipublikasikan Minggu, 26 Juli 2026 | 21:31 WIB
Police Line-Ilustrasi.
Police Line-Ilustrasi.

 

JAKARTA, Sumutpos.jawapos.com– Polda Metro Jaya masih menyelidiki penyebab meninggalnya seorang pria bernama Sutrimo yang ditemukan dalam kondisi tidak sadarkan diri di halaman Klinik Mordent, kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (23/7/2026).

Korban sempat dievakuasi menggunakan ambulans ke RS Muhammadiyah Taman Puring. Namun, setibanya di rumah sakit, tim medis menyatakan Sutrimo telah meninggal dunia.

Informasi yang beredar menyebutkan korban ditemukan dengan kondisi mulut berbusa. Sutrimo juga disebut merupakan kepala rumah tangga (Karumga) mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus), Febrie Adriansyah. Namun, hingga kini kepolisian belum mengaitkan status tersebut dengan penyelidikan yang sedang berlangsung.

Baca Juga: Razia Tempat Hiburan Malam di Paluta, Satpol PP Amankan Lima Perempuan dan Sita Ribuan Liter Tuak

Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto, mengatakan penyidik masih mendalami seluruh fakta untuk memastikan penyebab kematian korban.

"Masih didalami," kata Budi kepada wartawan, Minggu (26/7/2026).

Menurutnya, Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya bersama Polres Metro Jakarta Selatan telah melakukan serangkaian penyelidikan sejak peristiwa itu terjadi.

Penyidik telah meminta keterangan dari sejumlah pihak, mulai dari keluarga korban, pengemudi ambulans, petugas rumah sakit, hingga saksi-saksi yang mengetahui kronologi kejadian.

Selain itu, polisi juga menelusuri riwayat pemesanan ambulans, lokasi awal ditemukannya korban, serta berbagai informasi lain yang dinilai berkaitan dengan peristiwa tersebut.

Budi menegaskan, penyelidikan dilakukan secara profesional dengan mengedepankan prinsip kehati-hatian agar seluruh fakta dapat terungkap secara utuh.

Baca Juga: Polres Batu Bara Gelar Minggu Kasih, Salurkan Sembako untuk Warga Kurang Mampu di Sejumlah Kecamatan

"Penyelidikan dilakukan secara profesional, hati-hati, dan sesuai ketentuan yang berlaku untuk memperoleh fakta secara menyeluruh. Karena prosesnya masih berjalan, kami belum dapat menyimpulkan penyebab kematian almarhum," ujarnya.

Polda Metro Jaya juga menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban dan berharap proses penyelidikan dapat memberikan kejelasan mengenai penyebab meninggalnya Sutrimo.

"Kami turut berduka cita atas meninggalnya Saudara Sutrimo. Semoga almarhum mendapat tempat terbaik dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan serta ketabahan," tutup Budi.

Hingga saat ini, kepolisian belum menyampaikan hasil penyelidikan maupun penyebab pasti kematian korban. Aparat memastikan proses penyelidikan masih terus berlangsung untuk mengungkap seluruh fakta di balik peristiwa tersebut.(jpc/han)

Editor : Johan Panjaitan
tak sadarkan diri polda metro jaya sutrisno