PSSI Mundurkan Kongres Pemilihan, Erick Masih Abu-Abu

Johan Panjaitan • Dipublikasikan Selasa, 4 Agustus 2026 | 11:00 WIB
Ketua PSSI, Erick Thohir.(Dok : Ihsan Syahreza/ Sumut Pos)
Ketua PSSI, Erick Thohir.(Dok : Ihsan Syahreza/ Sumut Pos)

 

JAKARTA, Sumutpos.jawapos.com – PSSI resmi mengubah jadwal Kongres Pemilihan 2027. Dalam Kongres Biasa PSSI yang berlangsung di Hotel Fairmont, Jakarta, kemarin (3/8), para peserta menyepakati pengunduran agenda pemilihan kepengurusan dari semula Mei 2027 menjadi Juli 2027.

Keputusan tersebut diambil setelah mempertimbangkan padatnya agenda organisasi, terutama pelaksanaan pemilihan kepengurusan Asosiasi Provinsi (Asprov) PSSI yang dijadwalkan berlangsung pada Oktober hingga November 2026. Proses itu dinilai membutuhkan waktu agar kepengurusan baru di daerah dapat terlebih dahulu terkonsolidasi sebelum memasuki pemilihan pengurus pusat.

Ketua Umum PSSI Erick Thohir menjelaskan, perubahan jadwal telah mendapat persetujuan seluruh peserta kongres. Menurutnya, langkah tersebut diambil demi menjaga kesinambungan roda organisasi tanpa mengganggu jalannya kompetisi.

"Karena akan ada proses pemilihan pada Oktober-November dan kompetisi juga tetap berjalan, maka kongres menyetujui bahwa Kongres Pemilihan PSSI tahun 2027 akan dilaksanakan secara transparan pada bulan Juli 2027," ujar Erick seusai kongres.

Baca Juga: Komisi B DPRD Sumut Soroti Bobby Absen di Pembukaan dan Penutupan PRSU: Bisa Jadi Tanda Gubsu Tak Puas

Bagi PSSI, penyesuaian jadwal bukan sekadar perubahan kalender organisasi. Erick menilai federasi membutuhkan ruang untuk membangun komunikasi dan menyatukan arah kebijakan dengan seluruh Asprov yang akan dipimpin kepengurusan baru.

"Keputusan menyesuaikan jadwal Kongres Pemilihan dari Mei ke Juli 2027 diambil demi memastikan kesiapan organisasi dan keberlangsungan kompetisi. Kami juga akan melakukan pemilihan PSSI provinsi pada Oktober dan November tahun ini. Artinya, perlu ada jeda waktu untuk berkonsolidasi dengan PSSI provinsi untuk program-program sepak bola ke depan," jelasnya.

Belum Bicara Soal Periode Berikutnya

Mundurnya jadwal Kongres Pemilihan otomatis memunculkan spekulasi mengenai peluang Erick kembali maju sebagai Ketua Umum PSSI. Masa jabatannya yang berakhir pada 2027 membuka ruang bagi berbagai kemungkinan, termasuk peluang melanjutkan kepemimpinan.

Namun, Erick memilih belum memberikan kepastian.

Ia menegaskan bahwa pembahasan mengenai pencalonan masih terlalu dini dan akan diputuskan setelah melalui berbagai pertimbangan, termasuk berdiskusi dengan pemerintah serta FIFA.

"Kalau mengenai pencalonan saya, tentu saya akan berdiskusi terlebih dahulu dengan pemerintah, juga dengan FIFA. Pada akhirnya, yang menentukan adalah masyarakat sepak bola. Jadi bukan soal saya mau atau tidak, tetapi siapa yang terbaik untuk sepak bola Indonesia," tegasnya.

Baca Juga: Chelsea Pecahkan Rekor Belanja, EUR 400 Juta Ludes untuk Perkuat Skuad

Untuk saat ini, Erick memastikan fokus PSSI tetap tertuju pada pembangunan fondasi sepak bola nasional. Setelah pembenahan tim nasional dan kompetisi mulai menunjukkan perkembangan, perhatian federasi kini diarahkan ke daerah melalui penguatan Asprov.

Menurutnya, pembinaan di tingkat provinsi akan menjadi kunci keberlanjutan ekosistem sepak bola Indonesia. Dengan kepengurusan daerah yang lebih solid, PSSI berharap program pembinaan usia muda hingga pengembangan kompetisi dapat berjalan lebih terarah dan berkesinambungan.(jpg/han)

Editor : Johan Panjaitan
pssi kongres erick thohir pemilihan