BANDA ACEH, SUMUT POS – PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut melalui Sales Area Retail Aceh bersama Satuan Tugas (Satgas) Penertiban Pendistribusian BBM Bersubsidi, Jenis BBM Khusus Penugasan (JBKP), dan LPG 3 Kg Provinsi Aceh memperkuat pengawasan penyaluran BBM di Aceh.
Pengawasan dilakukan melalui inspeksi mendadak (sidak) pada Jumat (25/9/2026), sebagai bagian dari implementasi Keputusan Gubernur Aceh Nomor 500.10.7.3/734/2026. Sidak menyasar tiga SPBU, yakni SPBU Kuta Alam, SPBU Simpang Jam, dan SPBU Lueng Bata.
Dalam pemeriksaan tersebut, tim menemukan sejumlah indikasi yang memerlukan pendalaman. Di antaranya penggunaan kendaraan secara berulang untuk membeli dan melangsir BBM, penggunaan identitas atau nomor polisi yang tidak sesuai dalam transaksi, serta dugaan penampungan dan penjualan kembali BBM di luar lembaga penyalur resmi.
Temuan yang dinilai tidak sesuai dengan ketentuan pendistribusian BBM selanjutnya dikoordinasikan dengan aparat penegak hukum (APH) untuk dilakukan pendalaman sesuai ketentuan. Pertamina Patra Niaga menyatakan siap kooperatif dan mendukung proses penyelidikan lebih lanjut.
Baca Juga: LPS Perkuat Perlindungan Nasabah, Bunga Penjaminan Tidak Berubah
Plh Kepala Dinas ESDM Aceh sekaligus Ketua Tim Satgas, Ir Irwansyah ST MT, mengatakan pengawasan dilakukan untuk memastikan BBM bersubsidi dan JBKP tersalurkan tepat sasaran.
“Pengawasan kami tidak berhenti di titik penyaluran, tetapi juga menindaklanjuti indikasi penyimpangan di sepanjang mata rantai distribusi. Setiap indikasi tindak pidana kami koordinasikan dengan APH untuk diproses sesuai ketentuan,” ujar Irwansyah.
Sementara itu, Plt Kepala Bidang Minyak dan Gas Bumi Dinas ESDM Aceh selaku Sekretaris Tim Satgas, Teuku Mukhlis ST MT, mengatakan temuan di lapangan menjadi bagian penting dalam pendalaman pengawasan distribusi BBM.
Menurutnya, setiap indikasi yang ditemukan tidak hanya ditindaklanjuti pada titik awal, tetapi juga dikembangkan melalui koordinasi lintas instansi untuk menelusuri mata rantai penyimpangan.
“Ini membuktikan bahwa pengawasan terpadu dan respons cepat antarlembaga sangat penting dalam menjaga penyaluran BBM tetap tepat sasaran,” katanya.
Baca Juga: Angkut 3.950 Liter Solar Subsidi, Sopir Truk Divonis 7 Bulan Penjara
Sales Area Manager Retail Aceh PT Pertamina Patra Niaga, Misbah Bukhori, mengapresiasi sinergi Pemerintah Aceh, APH, dan seluruh instansi yang terlibat dalam pengawasan tersebut.
“Pertamina mengapresiasi sinergi Pemerintah Aceh, APH, dan seluruh instansi yang terlibat dalam memperkuat pengawasan penyaluran BBM. Kolaborasi ini penting untuk memastikan distribusi energi berjalan dengan baik, tepat sasaran, dan sesuai dengan ketentuan,” ujarnya.
Pertamina Patra Niaga menegaskan komitmennya untuk terus mendukung pengawasan bersama Pemerintah Aceh dan APH. Dukungan dilakukan melalui penyediaan data, informasi, serta koordinasi yang diperlukan guna menjaga ketepatan sasaran dan kelancaran distribusi energi bagi masyarakat Aceh. (rel/tri)
Editor : Redaksi