Rocky Gerung Ungkap Alasan Masuk Lingkaran Istana

Redaksi • Dipublikasikan Kamis, 8 Oktober 2026 | 19:49 WIB
Rocky Gerung mengungkap alasan menerima posisi Wantimpres.(Instagram @pandemictalks)
Rocky Gerung mengungkap alasan menerima posisi Wantimpres.(Instagram @pandemictalks)

 

sumutpos.jawapos.com - Keputusan Rocky Gerung menerima posisi sebagai anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) di pemerintahan Presiden Prabowo Subianto menuai perhatian publik. Sosok yang selama ini dikenal sebagai akademisi dan pengamat politik yang kerap melontarkan kritik terhadap pemerintah itu kini memilih masuk ke dalam lingkaran kekuasaan.

Melansir Instagram @pandemictalks, Rabu (7/10/2026), Rocky mengungkapkan, keputusan tersebut diambil karena ingin gagasan dan argumentasi yang dimilikinya dapat disampaikan secara langsung kepada Presiden Prabowo Subianto. Ia tidak lagi ingin pemikirannya hanya berputar dalam ruang diskusi publik sebelum akhirnya sampai kepada pengambil keputusan.

Menurut Rocky, berada di lingkungan Istana membuat jarak antara gagasan dan pengambil keputusan menjadi lebih dekat. Ia berharap pandangan yang disampaikannya dapat menjadi pertimbangan Presiden dalam menghadapi berbagai persoalan.

Baca Juga: Mirelle Aurelia Debut di Runway CHANEL Spring/Summer 2027 Paris

“Saya menginginkan pikiran saya tiba dua detik sebelum kejadian di kuping Presiden. Saya inginkan jarak argumentasi saya tidak lagi melalui ILC,” kata Rocky.

Ia menyadari keputusan tersebut tidak akan diterima semua pihak. Kritik bahkan muncul dari orang-orang yang selama ini mengikuti kiprahnya sebagai pengkritik pemerintah.

Sebagian menilai langkah Rocky masuk ke pemerintahan bertentangan dengan sikap yang selama ini ia tunjukkan di ruang publik.
Rocky menyebut dirinya memahami anggapan tersebut. Namun, ia menolak pandangan bahwa keputusan menerima jabatan di Wantimpres merupakan bentuk pengkhianatan terhadap gagasan atau perjuangan yang selama ini dibawanya.

Ia juga membantah masuk ke pemerintahan karena mengejar fasilitas atau keuntungan dari kekuasaan. Bagi Rocky, keputusan tersebut lebih merupakan perubahan posisi untuk menyampaikan gagasan secara langsung kepada pusat pengambilan keputusan.

Baca Juga: 5 Rahasia Rumah Tetap Segar Tanpa Pewangi Kimia, Mudah Dicoba di Rumah

“Saya hanya pindah dari luar ke dalam,” ujarnya.

Rocky menegaskan perubahan posisi tersebut tidak otomatis mengubah prinsip dan pemikirannya. Ia mengaku tetap memiliki kebebasan untuk mempertahankan pandangan yang diyakininya serta bertanggung jawab terhadap setiap pilihan yang diambil.

Menurut dia, keputusan bergabung dengan Wantimpres merupakan pilihan yang didasarkan pada pertimbangan moral dan akal pikirannya sendiri.

Rocky resmi dilantik Presiden Prabowo sebagai anggota Wantimpres pada 2 Oktober 2026. Pelantikan tersebut sekaligus menandai babak baru perjalanan Rocky yang sebelumnya lebih dikenal sebagai intelektual publik yang berada di luar struktur kekuasaan.

Baca Juga: Arsenal Resmi Perpanjang Kontrak Mikel Arteta hingga 2030

Kini, keberadaannya di lingkungan Istana akan diuji melalui satu pertanyaan penting: sejauh mana kebebasan berpikir dan sikap kritis dapat tetap dipertahankan ketika seorang pengamat yang selama ini berada di luar kekuasaan memilih berada di dalamnya.

Posisi tersebut membuat Rocky bukan hanya dituntut mampu menyampaikan gagasan kepada Presiden, tetapi juga menunjukkan bahwa kedekatan dengan kekuasaan tidak serta-merta menghilangkan independensi dalam berpikir.(lin)

Editor : Redaksi
Wantimpres istana rocky gerung politik indonesia prabowo subianto