Nasional Metropolis Kesehatan Sumatera Utara Wisata & Kuliner Society Internasional Ekonomi

Sostar Andaru, Bertekad Jadi Juara di Sea Games 2025 Thailand

Redaksi Sumutpos.co • Senin, 16 Desember 2024 | 21:00 WIB
LATIHAN: Sostar Andaru Rinaldi, seorang atlet panahan binaan Klub HR Archery Medan, saat berlatih. (Istimewa)
LATIHAN: Sostar Andaru Rinaldi, seorang atlet panahan binaan Klub HR Archery Medan, saat berlatih. (Istimewa)

MEDAN, SUMUTPOS.CO - Sostar Andaru Rinaldi, seorang atlet panahan binaan Klub HR Archery Medan, lolos dalam Seleksi Nasional Tim Panahan Indonesia Sea Games 2025 Thailand, dengan menduduki peringkat kedua. Alumni D3 Bisnis Administrasi Nilai University, Negeri Sembilan, Malaysia itu, mengaku sangat bersyukur dengan kesempatan yang diperolehnya, untuk mengharumkan nama bangsa dan negara di ajang bergengsi tersebut. Dia juga berterima kasih kepada pelatih dan klub HR Archery Medan, yang diketuai M Ekaputra, dengan ketua pengawas Hasrul Benny Harahap.

“Saya mendapat kesempatan untuk mengikuti seleknas panahan tahap pertama di Cikarang, pada pertengahan Oktober 2024 lalu, dan lanjut ke tahap kedua di Kudus pada pertengahan November lalu. Pada seleksi tahap pertama itu, yang diambil hanya delapan besar dari total 17 atlet yang ikut. Alhamdulillah, berhasil saya menempati peringkat keenam dari 17 atlet, dan berhak lolos ke tahap kedua. Di tahap kedua, Alhamdulillah, saya berhasil meraih peringkat kedua dari total delapan atlet,” ungkap Sostar, mengisahkan perjalanan dan perjuangannya dalam mengikuti seleknas.

Sostar yang merupakan pria kelahiran Medan, 19 April 1998 itu, menceritakan awal mula dia bergabung dengan Klub HR Archery Medan pada 2021.

“Awalnya saya hanya coba-coba ikut latihan panahan, karena adik sudah latihan panahan duluan. Saat itu sedang covid, jadi saya juga mencari aktivitas lain. Sebelumnya saya sudah bergabung di polo air. Karena kolam renang ditutup selama covid, maka beralihlah saya ke cabang olahraga (cabor) panahan,” beber pemuda yang memang suka berolahraga itu.

Sederet prestasi di cabor panahan pernah diraih Sostar, anak pertama dari tiga bersaudara putra pasangan Rudi Rinaldi dan Sofia Primadewi Poernomo. Di antaranya pernah ikut PON 2024 Aceh-Sumut, menang di kejuaraan-kejuaraan daerah, dan memenangi beberapa event nasional. Dia juga selalu disiplin mengikuti jadwal latihan di klub setiap Sabtu dan Minggu, serta diperbolehkan menambah jadwal latihan mandiri.

“Dukungan dari klub sangat baik, baik dukungan moral maupun untuk alat, yang diberikan oleh ketua klub. Sampai saat ini masih saya gunakan, dan alat panah itu yang membawa saya lolos seleksi kemarin,” tutur pemuda yang bercita-cita ingin menjadi juara dunia tersebut.

"Saya pun bertekad menjadi juara di Sea Games 2025 Thailand nanti," imbuh Sostar.

Senada dengan pernyataan Sostar, Budi Darmawan Tanjung, selaku pelatih di Klub HR Archery Medan, menyampaikan, atlet binaannya itu merupakan siswa yang baik, dari adab dan tingkah laku, serta tidak pernah membantah apa yang disampaikan pelatih.

“Bakat dalam olahraga panahan bisa dibentuk dengan melihat beberapa aspek, satu di antaranya anatomi dan fisik. Bang Sostar (panggilan akrabnya kepada Sostar, red)
memiliki keduanya, tinggal menu pengolahan dalam latihan harus diracik sedemikian rupa, agar terbentuk hasil yang baik. Bang Sostar termasuk berbakat dan cepat dalam menerima seluruh materi latihan. Kurang dari tiga tahun, Allah mudahkan dia sampai ke tahap yang sekarang,” jelas Budi, pelatih yang telah memiliki pengalaman sembilan tahun lamanya.

Menurut Budi, peluang internasional harus dibarengi dengan faktor pendukung, berupa alat yang dipakai, yang sangat vital untuk cabor panahan. Juga tidak lepas dari kerja sama antara atlet dan pelatih.

“Bang Sostar ikut program latihan dimulai dari masa covid. Saat itu saya berpikir, kalau dia giat latihan, maka dia akan bisa mengejar ketertinggalannya. Sistem
pelatihan di klub terdiri dari penguasaan teknik, fisik, dan mental, serta membuat laporan-laporan atlet. Saat itu, kami dimudahkan dengan fasilitas klub yang sangat
membantu sekali. Kami berterima kasih kepada Pak Eka selaku ketua klub, yang tidak putus dalam mendukung atlet, sehingga mampu mengukir sejarah Sumatera Utara masuk jajaran atlet panahan nasional Divisi Compound,” pungkasnya. (rel/saz)

Editor : Redaksi
#SEA Games 2025