SUMUTPOS.CO - Juru taktik asal Korea Selatan, Shin Tae-yong akhirnya diberhentikan sebagai pelatih Timnas Indonesia. Keputusan itu langsung diumumkan Ketua Umum Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI), Erick Thohir, dalam konferensi pers di Jakarta, Senin (6/1) siang.
Erick menyebutkan, federasi sudah menginformasikan hal itu kepada Shin Tae-yong melalui Ketua Badan Tim Nasional (BTN) PSSI, Sumardji.
"Pak Sumardji sudah ketemu Shin Tae-yong tadi pagi dan coach Shin Tae-yong sudah menerima surat memyurat, nanti tentu ada proses berikutnya mengenai hubungan kita yang sudah berakhir. Saya ucapkan terima kasih," kata Erick Thohir.
Masa depan Shin Tae-yong sebelumnya menjadi tanda tanya besar dalam beberapa hari terakhir. Semua dimulai dari sebuah artikel media Italia, Tuttosport, yang tiba-tiba mengompori PSSI untuk mengganti pelatih Timnas Indonesia karena Shin Tae-yong terlalu fokus pada kekuatan fisik.
Selain itu, media Tuttosport juga mengusulkan Timnas Indonesia agar ditangani oleh pelatih Eropa, mengingat pemain dalam skuad Garuda sekarang banyak dihuni oleh pemain yang lahir dan besar di benua Biru.
Selain itu, viral unggahan salah satu anggota komite eksekutif (Exco) PSSI, yakni Khairul Anwar, yang mengucapkan terima kasih kepada Shin Tae-yong pada Minggu (5/1). Ini jadi sinyal kuat dan jadi lebih heboh di penggemar sepak bola Indonesia.
Shin Tae-yong sudah melatih Timnas Indonesia sejak 2020. Juru taktik 54 tahun itu berhasil mendongkrak peringkat FIFA Garuda dari 174 menjadi 127 dunia.
Berbagai pencapaian berhasil dibuat STY. Dia jua mengantarkan Timnas Indonesia lolos ke 16 besar Piala Asia untuk pertama kalinya dalam sejarah.
STY juga mengantarkan Timnas Indonesia U-23 jadi semifinalis Piala Asia 2024. Garuda Muda bahkan nyaris menembus Olimpiade, tapi kalah dari Guinea dalam babak akhir play-off.
Kemudian, prestasi terbaiknya sejauh ini yakni membawa Indonesia menembus putaran ketiga kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia. Hal itu otomatis membawa Rizky Ridho cs mengunci tempat di putaran final Piala Asia 2027.
Timnas Indonesia terbukti mampu bersaing di kualifikasi Piala Dunia 2026. Garuda masih berpeluang lolos ke pesta terakbar sepakbola dunia itu dengan menempati posisi ketiga klasemen sementara Grup C dengan 6 poin.
Salah satu pertandingan paling diingat adalah kemenangan Timnas Indonesia atas Arab Saudi di Stadion Utama Gelora Bung Karno. Merah-Putih menang 2-0 lewat brace Marselino Ferdinan, sekaligus mengakhiri hasil-hasil buruk menghadapi The Green Falcons.
Kontrak STY sedianya masih berjalan hingga 2027. Dia meneken perpanjangan kontrak pada Juni 2024, tepat setelah memenuhi dua target yang diberikan PSSI untuk lolos ke Piala Asia 2023, dan membawa Timnas U-23 ke perempatfinal Piala Asia U-23.(jpg/bbs/han)
Editor : Redaksi