Nasional Metropolis Kesehatan Sumatera Utara Wisata & Kuliner Society Internasional Ekonomi

Sudirman Cup 2025 Dipenuhi Pemain Pelapis Dua

Juli Rambe • Rabu, 23 April 2025 | 09:30 WIB
Anthony Sinisuka Ginting. (Dok: PBSI)
Anthony Sinisuka Ginting. (Dok: PBSI)

 

SUMUTPOS.CO- Para pemain terbaik di bulutangkis akan absen pada Sudirman Cup 2025. 

Beberapa negara, seperti Indonesia, China, Denmark dan India diwakilkan oleh pemain kelas 2 karena pemain utama mengalami cedera.

Nah, siapa saja yang absen pada pangelaran piala dunianya bulutangkis ini? Berikut rangkumannya dari berbagai sumber.

1. Anthony Sinisuka dan Gregoria Mariska Tunjung

Anthony Sinisuka Ginting selaku salah satu andalan di tunggal putra sejak awal tahun ini selalu absen karena cedera bahu. Akibatnya. Salah satu tunggal putra terbaik harustidak ikut serta.

Begitu juga dengan tunggal putri, labar buruk datang sepekan sebelum turnamen bergulir karena Gregoria Mariska Tunjung batal bertanding karena terserang vertigo.

Partisipasi pemain rank 5 dunia sudah diragukan setelah mendadak hilang dalam pertandingan simulasi yang digelar PBSI di Cipayung pada Senin (21/4/2025) kemarin.

Posisi Gregoria digantikan oleh Ester Nurumi Tri Wardoyo. Sementara posisi tunggal putri kesatu diwariskan kepada Putri Kusuma Wardani yang menghuni peringkat 11 dunia.

2. Viktor Axelsen

Tunggal putra terbaik dunia ini kembali melewatkan Sudirman Cup. Niat ini sudah dibagikannya melalui kode akan rehat dalam waktu yang lama untuk memulihkan tubuhnya setelah tersingkir di All England Open 2025 karena cedera.

Dari semua kejuaran, Viktor Axelsen belum pernah meraih juara Sudirman Cup.

Melansir dari New Straits Times, akhir Maret lalu Axelsen mengajukan proteksi ranking jelang melakukan operasi punggung. Dia akan absen setidaknya selama tiga bulan.

Denmark sebenarnya menjadi salah satu tantangan besar bagi Indonesia pada babak penyisihan Grup D. Kabar baik bagi Negeri Skandinavia, mereka masih punya Anders Antonsen.

3. He Ji Ting/Ren Xiang Yu (China)

China juga tanpa kekuatan terbaik setelah tidak membawa pasangan ganda putra peringkat lima dunia, He Ji Ting/Ren Xiang Yu.

Kalau masalah ini bukan karena pemain cedera, melainkan karena skandal He Ji Ting.

4. Satwiksairaj Rankireddy/Chirag Shetty (India)

Selain Denmark, India juga harus rela tampil tanpa amunisi terbaik di ganda putra.

Satwiksairaj Rankireddy/Chirag Shetty yang pernah menjadi ganda putra nomor satu dunia juga harus absen karena cedera.

Bagi Indonesia, ganda putra ini termasuk sulit untuk ditaklukkan. Fajar dan Rian sudah empat kali kalah dalam empat pertemuan.

5. Lee Zii Jia (Malaysia)

Malaysia bukannya aman-aman saja karena kehilangan kekuatan penting di tunggal putra. Absennya Lee Zii Jia jadi penyebabnya.

Lee Zii Jia bergabung dalam gerbong proteksi peringkat bersama Axelsen dan Ginting karena masih terbebani cedera pergelangan kaki yang dialaminya saat BWF World Tour Finals 2024.

Pemenang medali perunggu Olimpiade Paris 2024 itu sebenarnya sudah berusaha untuk kembali ke pertandingan saat tur turnamen Eropa bulan lalu.

6. Alex Lanier dan Thom Gicquel/Delphine Delrue, Chris Popov (Prancis)

Sudirman Cup 2025 juga tidak akan menjadi panggung bagi tunggal putra muda yang sedang naik daun yaitu Alex Lanier.

Baru saja menembus semifinal All England lalu menjadi Juara Eropa, pemain seangkatan Alwi Farhan itu harus rela menunda debut di Sudirman Cup.

Selain Lanier, Prancis tidak memberangkatkan pemain 10 besar dunia lainnya yaitu ganda campuran, Thom Gicquel/Delphine Delrue.

Demikian juga kakak beradik, Toma Junior Popov dan Christo Popov, yang sebenarnya menjadi andalan di sektor tunggal putra dan ganda putra.

Padahal partisipasi Prancis dinantikan setelah mereka menjelma menjadi kekuatan tandingan bagi Denmark di Eropa.

Keputusan Prancis untuk menurunkan skuad pelapis pun mempermudah persaingan di Grup C. Dua jagoan utama, Malaysia dan Jepang, makin berpeluang untuk lolos ke delapan besar. (bbs/ram)

 

Editor : Juli Rambe