SUMUT POS- Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) resmi mengumunkan wakil Indonesia yang akan bertarung di China Masters 2025 mendatang.
Turnamen berlevel Super 750 ini akan berlangsung di Shenzhen, China, pada 16–21 September 2025, dengan 18 wakil Merah Putih siap bertarung.
Di sektor tunggal putra, Indonesia mengandalkan trio andalan: Jonatan Christie, Anthony Sinisuka Ginting, dan Alwi Farhan. Nama terakhir tengah menjadi sorotan setelah sukses menjuarai Macau Open 2025, yang menambah rasa percaya diri jelang turnamen besar ini.
Sektor ganda putra akan menyajikan debut pasangan anyar Muhammad Rian Ardianto/Yeremia Erich Yoche Yacob Rambitan di panggung Super 750.
Tak ketinggalan, duet juara China Open 2025, Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri, siap mempertahankan prestasi gemilangnya.
Selain itu, Indonesia juga menurunkan Bagas Maulana/Leo Rolly Carnando serta Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani, sehingga total ada empat pasangan ganda putra yang akan berjuang di China Masters 2025. Kombinasi ini membuat sektor ganda putra menjadi salah satu kekuatan terbesar Indonesia.
Di ganda putri, PBSI mendaftarkan empat pasangan baru: Amallia Cahaya Pratiwi/Lanny Tria Mayasari, Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari, Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum, serta Siti Fadia Silva Ramadhanti/Apriyani Rahayu.
Sayangnya, Fadia/Apri harus berada di daftar tunggu akibat peringkat dunia yang merosot ke posisi 145.
Persaingan juga akan memanas di sektor ganda campuran dengan lima pasangan turun bertanding. Mereka adalah Jafar Hidayatullah/Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu, Rehan Naufal Kusharjanto/Gloria Emanuelle Widjaja, Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah, Adnan Maulana/Indah Cahya Sari Jamil, dan Rinov Rivaldy/Pitha Haningtyas Mentari.
Di tunggal putri, Gregoria Mariska Tunjung dan Putri Kusuma Wardani menjadi andalan. Gregoria membawa pengalaman bertarung di level elite, sementara Putri memiliki potensi mengejutkan lawan-lawan unggulan.
China Masters 2025 menjadi ajang penting bagi Indonesia, bukan hanya untuk mengincar gelar tetapi juga mengamankan poin ranking menuju BWF World Tour Finals.
Kehadiran skuad terbaik menunjukkan keseriusan PBSI dalam memburu prestasi di turnamen kelas dunia. (bbs/ram)
Editor : Juli Rambe