TEBINGTINGGI, Sumutpos.jawapos.com-Minimnya perhatian Pemerintah Kota Tebingtinggi tak menyurutkan langkah Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Kota Tebingtinggi. mengiriMeski tanpa anggaran dari Pemko maupun KONI, PBSI bersama orang tua atlet tetap nekat mengirimkan atlet terbaiknya untuk berlaga di Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Sumut 2025 yang digelar November mendatang.
Ketua PBSI Kota Tebingtinggi, Gho Kian Tjai, menegaskan pihaknya tetap menjalankan Training Center (TC) secara mandiri sebagai persiapan.
“Tidak usah diharapkan bantuan Pemko, yang penting kita harus bisa rebut medali emas di Kejurprov. Perjuangan PBSI dan orang tua akan memacu semangat atlet untuk tampil maksimal,” ujarnya dalam pertemuan dengan orang tua atlet di Pondok Bali Lestari, Selasa (30/9) malam.
Menurutnya, sejak 24 Oktober 2025 nanti, atlet akan dipantau secara ketat dalam TC. Disiplin dan keseriusan latihan akan menjadi catatan tersendiri. Untuk menguji mental, PBSI juga akan menggelar sparing partner dengan atlet dari Medan dan Binjai.
“Kalau lawan di kandang sendiri, sudah ketahuan kemampuan. Jadi harus diuji dengan lawan dari luar agar mental dan ketangguhan atlet terukur,” jelasnya.
Dalam keterbatasan anggaran, PBSI berharap peran orang tua tetap solid mendukung anak-anak mereka.
“Kerjasama PBSI, orang tua, dan atlet akan menambah spirit. Kami tidak lepas tangan, dengan segala keterbatasan tetap kami perjuangkan agar atlet bisa berangkat,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua KONI Tebingtinggi, Anton, juga mengakui keterbatasan anggaran tahun ini. Meski begitu, ia berjanji akan membantu memfasilitasi sparing partner dengan atlet dari Medan.
“Orientasi kita bukan juara di Tebingtinggi, tapi di luar daerah. Mental dan disiplin jadi kunci,” kata Anton, yang juga menyatakan akan maju sebagai calon Ketua Pengprov PBSI Sumut tahun depan.
Dukungan juga datang dari orang tua atlet. Salomo, salah satu wali atlet, menyebut tahun lalu PBSI Tebingtinggi sukses membawa pulang tiga medali—dua perak dan satu perunggu.
“Tahun ini target kita emas. Kami orang tua mendukung penuh TC mandiri ini,” ujarnya.(ian/han)
Editor : Johan Panjaitan