SUMUT POS- Striker Timnas Indonesia, Ole Romeny menyatakan rela melakukan apapun demi membela Timnas Indonesia pada babak keempat kualifikasi piala dunia 2026 zona asia. Hal itu diungkakannya dalam youtube The Haye Way yang dipandu dengan Neal Petersen.
Dalam kesempatan itu, Ole Romeny menceritakan bagaimana proses pemulihan cederanya. Dia mengungkapkan bahwa serangkaian proses tersebut dilakukan dengan pemantauan tim medis Timnas Indonesia yang dipimpin oleh Leo Echteld.
“Tidak, karena Leo, kepala medis dari tim nasional Indonesia, juga adalah bos dari PhysioMed. Jadi semuanya berjalan cepat. Operasiku dilakukan di Amsterdam. Kalau aku harus terbang kembali ke London, itu bakal makan waktu lama banget," terang Ole.
"Di sini orang-orangnya sudah kenal aku, dan mereka benar-benar bagus. Jadi, sekarang kami melakukan semuanya setiap hari supaya aku bisa segera kembali secepat mungkin," tambahnya.
Eks pemain FC Utrecht itu mengakui bahwa proses pemulihan cedera yang dijalani cukup berat. Ada banyak hal yang harus dilakukan, terutama dalam mengubah gaya hidup dan aktivitasnya sehari-hari.
“Jadi aku harus benar-benar fokus total. Aku benar-benar terkunci, bro. Gila. Aku bahkan nggak makan satu gram gula pun sejak cedera itu,” ungkap Ole Romeny.
Menurut Ole, cedera bukan sekadar fase menunggu, tetapi ajang pembuktian seberapa jauh dirinya mampu bertarung melawan rasa sakit, waktu, dan godaan kecil yang bisa menghambat prosesnya.
Mengonsumsi makanan sehat, kata Ole, sebenarnya sudah rutin ia lakukan sebagai pesepak bola profesional. Namun, saat cedera semuanya jadi lebih ketat dan sehat lagi. (jpc/ram)
Editor : Juli Rambe