MEDAN, SUMUT POS- PSMS Medan menelan kekalahan saat menjamu Garudayaksa FC dengan skor 0-2 di Stadion Utama Sumatera Utara, Jumat (31/10) malam. Hukuman dua penalti membuat Ayam Kinantan keok di kandang sendiri.
Pada pertandingan ini, PSMS melakukan rotasi di lini tengah. Kardinata Tarigan yang belum pernah main pada putaran pertama ini, akhirnya melakukan debut. M Hidayat juga diturunkan sebagai starter untuk menguasai lini tengah.
Begitu pertandingan dimulai, kedua tim langsung mengambil inisiatif menyerang. Masing-masing tim memiliki peluang, namun gagal menjadi gol.
Garudayaksa akhirnya unggul terlebih dahulu pada menit ke-24 ketika pemain belakang PSMS Erwin Gutawa melakukan handball di kotak terlarang. Wasit pun menunjuk titik penalti. Everton de Medonca yang maju sebagai eksekutor mampu menyelesaikan tugasnya dengan baik. PSMS tertinggal 0-1.
Kebobolan, para pemain PSMS mencoba mengejar ketinggalan. Mereka menekan pertahanan Garudayaksa. Namun hingga babak pertama usai, usaha para pemain PSMS belum membuahkan hasil.
Pada babak kedua, PSMS langsung menekan pertahanan Garudayaksa. Sedangkan tim tamu terkesan memilih bertahan dan mengandalkan serangan balik.
Upaya PSMS untuk menyamakan kedudukan berakhir buntu. Mereka kesulitan menciptakan peluang ke gawang tim tamu.
Sedangkan Garudayaksa memilih untuk bertahan dan mengandalkan serangan balik. Upaya Garudayaksa beberapa kali hampir menjebol gawang PSMS. Salah satunya pada menit ke-57 ketika tendangan pemain Garudayaksa diblok kiper PSMS Reky Rahayu.
Petaka kembali menimpa PSMS ketika wasit mengecek VAR menit ke-73 akibat pelanggaran menit sebelumnya. Wasit kembali menunjuk penalti. Seungwoo Ryu yang maju sebagai eksekutor berhasil menyelesaikan tugasnya.
Tertinggal dua gol, PSMS mencoba menekan pertahanan Garudayaksa. Namun mereka kesulitan menciptakan peluang. Sebaliknya serangan balik Garudayaksa beberapa kali merepotkan gawang PSMS. Hingga pertandingan usai, PSMS tetap ketinggalan 0-2.
Kekalahan ini membuat posisi PSMS di peringkat kedua terancam.
Kekalahan ini membuat kubu PSMS kecewa. Asisten pelatih PSMS Weliansyah minta maaf kepada masyarakat Kota Medan. Dia mengaku kecewa dengan keputusan wasit khususnya soal VAR.
"Pemain sudah berusaha. Sudah berjuangan maksimal. Namun keberuntungan belum berpihak. Inilah sepak bola," ujar Weliansyah.
"Kita juga bingung dengan wasit kembali mengecek VAR akibat pelanggaran beberapa menit sebelumnya. Kita belum paham bagaimana aturan penerapan VAR ini," tambah Weliansyah.
Weli menegaskan, timnya akan melakukan evaluasi sebelum melakoni pertandingan terakhir putaran pertama tandang ke Bekasi. "Mudah-mudahan kita bisa bangkit di Bekasi," pungkasnya. (dek/ram)
Editor : Juli Rambe