MEDAN, sumutpos.jawapos.com - Pekan Olahraga Provinsi Sumatera Utara (Porprovsu) 2026 bakal digelar pada November tahun depan. Event akbar olahraga Provinsi Sumatera Utara itu direncanakan mempertandingkan 28 cabang olahraga.
Hal itu terungkap pada Rapar Kerja (Raker) KONI Sumatera Utara di Hotel Emerald Garden, Selasa (16/12/2025) malam. Pada rapat kerja itu, KONI Sumut juga resmi menerima 11 cabang olahraga baru sebagai anggota.
Ketua Umum KONI Sumut, Kolonel (purn) Hatunggal Siregar mengatakan, sesuai dengan rekomendasi pada reker KONI Sumut tersebut, maka Porprovsu 2026 akan mempertandingkan 28 cabang olahraga. Namun KONI Sumut akan melakukan verifikasi ulang.
"Hasil dari raker merekomendasikan 28 cabang olahraga untuk dipertandingkan di Porprovsu 2026 nanti. Namun itu masih rekomendasi, kami akan melakukan verifikasi ulang," ujar Hatunggal Siregar usai raker.
Hatunggal menjelaskan, adapun syarat utama cabang olahraga untuk dipertandingan di Porprovsu 2026 adalah memiliki 50 persen ditambah satu pengurus cabang (pengcab) dari semua kabupaten/kota di Sumatera Utara. Dengan kata lain, minimal memiliki 17 pengcab atau pengkot.
"Selain itu, kita juga akan memverifikasi ulang berbagai persyaratan lainnya, termasuk teknis dari masing-masing cabang olahraga. Kita tidak ingin pelaksanaan Porprovsu 2026 nanti asal-asalan," tegas Hatunggal.
Hatunggal juga membuka peluang agar Porprovsu 2026 tidak terpusat di Kota Medan. Karena itu, dia membuka kesempatan bagi kabupaten/kota menjadi tuan rumah salah satu cabor.
"Jadi pertandingan Porprovsu 2026 bisa tidak terpusat di Kota Medan saja. Bisa saja salah satu cabang olahraga di gelar di kabupaten lainnya. Kita memberikan kesempatan kepada kabupaten/kota menjadi tuan rumah," ungkapnya.
Adapun cabang olahraga yang direkomendasukan dipertandingkan di Porprovsu 2025, yakni bola voli, catur, sepakbola, bulutangkis, tenis meja, pencak silat, karate, menembak, drumband, sepaktakraw, muaythai, tinju, angkat berat, tarung derajat, atletik, akuatik, angkat besi, biliar, kickboxing, petanque, judo, bridge, sambo, gulat, binaraga, wushu, gateball, dan taekwondo.
Hatunggal menegaskan KONI Sumut berupaya semaksimal mungkin merealisasikan seluruh program dan rekomendasi hasil rapat kerja ini. Namun, tetap akan disesuaikan dengan kondisi yang ada, termasuk faktor-faktor di luar kendali seperti keadaan darurat atau bencana.
“Kita usahakan semaksimal mungkin agar semua bisa terlaksana. Tetapi pada akhirnya, semuanya kembali kepada kondisi yang kita hadapi, misalnya jika terjadi keadaan tertentu seperti bencana,” ujar Hatunggal Siregar.
Selain itu, KONI Sumut juga menerima 11 cabang olahraga baru sebagai anggota. Kesebelas cabor tersebut, yakni bola tangan, padel, pickleball, savate, berkuda pacu, berkuda equestrian, berkuda memanah, berkuda polo, lari trail, beladiri campuran amatir (MMA), dan minisoccer.
"Kita berharap 11 cabang olahraga baru ini bisa memberikan prestasi bagi Sumatera Utara. Banyak cabang olahraga baru ini memiliki potensi, salah satunya MMA yang melahirkan Jeka Saragih," harap Hatunggal. (dek)
Editor : Redaksi