Nasional Metropolis Kesehatan Sumatera Utara Wisata & Kuliner Society Internasional Ekonomi

Porliga 2026 Seri Medan, Medan Falcons Tirta Bhagasasi Berjuang Keras Walau Kalah dari Surabaya Samator

Juli Rambe • Minggu, 18 Januari 2026 | 09:35 WIB
TANDING: Medan Falcon vs Surabaya Samator bertanding di Proliga 2026 Seri Medan, Sabtu (17/1/2026). (Dok: Proliga)
TANDING: Medan Falcon vs Surabaya Samator bertanding di Proliga 2026 Seri Medan, Sabtu (17/1/2026). (Dok: Proliga)

 

DELISERDANG, SUMUT POS- Medan Falcons Tirta Bhagasasi kembali gagal memanfaatkan keuntungan sebagai tuan rumah pada Proliga 2026 Seri Medan. Mereka kembali menelan kekalahan saat menjamu Surabaya Samator dengan skor 2-3 (22-25, 25-23, 25-19, 17-25, 18-20) di GOR Voli Indoor Sumut Sport Center, Sabtu (17/1/2026) malam.

Kekalahan ini sangat menyakitkan bagi Falcons Tirta Bhagasasi. Sebeb selain keuntungan sebagai tuan rumah, mereka unggul dalam materi dan pengalaman pemain. Samator lebih banyak mengandalkan pemain muda.

Namun keuntungan itu tidak berlaku di hadapan Samator. Set pertama Falcons kalau dengan skor 22-25. Falcons kemudian bangkit untuk menyamakan kedudukan dengan meraih set kedua 25-23.

Falcons sempat berada di atas angin ketika berbalik unggul. Mereka memenangkan set ketiga dengan skor 25-19.

Permainan Falcons kembali menurun pada set keempat. Mereka seolah tak berdaya menghadapi Samator. Bahkan Falcons sempat tertinggal 7-16 hingga 14-21. Dan akhirnya Samator menyamakan kedudukan setelah menang 25-17.

Pada set kelima, pertandingan seru terjadi. Kejar-kejaran poin dari awal hingga akhir. Bahkan sempat terjadi lima kali duece sebelum Samator menutup dengan kemenangan 21-19.

Kekalahan ini memastikan Medan Falcons Tirta Bhagasasi gagal meraih kemenangan dalam dua pertandingan di kandang sendiri. Sebelumnya mereka juga kalah dari Garuda Jaya.

Pelatih Medan Falcons Tirta Bhagasasi, Ariyanto Joko Sutrisno mengakui kalau tim asuhannya kurang beruntung hingga bermain lima set. "Dan itupun set kelima berlangsung hingga poin 21-19," kilahnya.

Sedangkan kemenangan ini memberikan sinyal bahwa proses regenerasi Samator mulai membuahkan hasil. Rama Fauzan muncul sebagai bintang lapangan, sementara Lyvan Taboada sukses menjadi jenderal lapangan tengah yang mampu mengatur ritme serangan dengan variatif.

Asisten pelatih Samator, Sigit Ari Widodo mengaku senang timnya bisa memenangkan laga ini. Namun, dia juga sekaligus merasa tidak puas dengan penampilan anak-anak Samator. 

"Saya tidak puas karena permainan anak-anak tidak mencerminkan permainan individu, bukan permainan tim," ujar Sigit.

Menurutnya, permainan di set pertama bermain secara tim. "Tapi pada set kedua dan ketiga menunjukkan permainan secara individu tidak secara tim," tambah Sigit. (dek/ram)

 

Editor : Juli Rambe
#Surabaya Samator #Proliga Seri Medan #Medan Falcon putra #proliga 2026 #proliga