MEDAN, SUMUT POS- PSMS Medan gagal mempertahankan tren kemenangan di Liga 2 Championship 2025-2026. Ayam Kinantan tumbang dengan skor 0-2 saat bertandang ke markas Persekat Tegal di Stadion Tri Sanja, Tegal, Sabtu (21/2/2026) malam.
Pada pertandingan ini, PSMS tidak diperkuat Erwin Gutawa di lini pertahanan dan Adlin Cahya di lini tengah. Absennya kedua pemain ini terlihat mempengaruhi permainan Ayam Kinantan.
Anak asuh Eko Purdjianto tersebut gagal mencetak gol meski memiliki sejumlah peluang. Sedangkan Persekat yang bermain disiplin, mampu mencetak dua gol melalui Sylvain Atieda di babak pertama dan Arsyad Yusgiantoro di babak kedua.
Gol pertama Persekat menjadi sorotan karena dinilai berbau kontroversi. Dalam prosesnya, terjadi insiden dorongan terhadap pemain PSMS sebelum bola bersarang ke gawang. Namun wasit tetap mengesahkan gol tersebut.
Pelatih PSMS, Eko Purdjianto, angkat bicara terkait hasil pertandingan dan momen krusial itu
“Banyak peluang yang belum bisa kita manfaatkan untuk terjadinya gol, peluang Persekat bisa dimanfaatkan menjadi gol, tapi begitulah sepakbola kita kalah dua kosong mereka sangat disiplin sehingga kita kesulitan, tapi kita tadi bisa dapat peluang tapi belum bisa terjadi gol sangat disayangkan,” ujar Eko usai pertandingan.
Terkait gol pertama yang dianggap kontroversial, ia menyebut ada dorongan terhadap pemainnya. Namun dia mengakui bahwa Persekat Tegal tampil disiplin sehingga menyulitkan PSMS.
“Gol pertama tadi ada sedikit dorongan kepada pemain kita, tapi itulah sepakbola. Perekat juga tampil disiplin,” ucapnya.
Eko tetap menilai anak asuhnya sudah berjuang maksimal, namun mengakui efektivitas dan kedisiplinan Persekat menjadi pembeda dalam pertandingan tersebut.
Sementara itu, pemain PSMS, Nazar Nurzaidin, yang mendampingi Eko Purdjianto saat konferensi pers usai pertandingan menunjukkan sikap sportif usai laga. Ia mengucapkan selamat kepada lawan dan menegaskan timnya akan segera berbenah.
“Mengucapkan selamat kepada Persekat Tegal, ini hasil yang sangat mengecewakan bagi kita, tapi ini belum selesai kita fokus ke pertandingan berikutnya dan pasti kita akan lakukan evaluasi, evaluasi pertama diri sendiri maupun kita semuanya," ujarnya.
Kekalahan ini menjadi pekerjaan rumah bagi PSMS untuk segera bangkit jelang laga tandang berikutnya kontra FC Bekasi City.
Evaluasi menyeluruh dijanjikan akan dilakukan demi memperbaiki performa di laga selanjutnya dan menjaga asa tetap bersaing di Championship musim 2025/2026.(dek/ram)
Editor : Juli Rambe