SUMUT POS- LavAni menjadi juara Proliga 2026 setelah mengalahkan Bhayangkara Presisi di leg 2 Gold Final dengan skor 3- 1 (25- 22, 25- 19, 18- 25, 25- 22) di GOR Amingrogo Yogyakarta, Sabtu (25/4/2026).
Kemenangan ini juga menjadi sejarah baru di Proliga. Karena LavAni menjadi satu- satunya klub yang tidak terkalahkan selama berlangsungnya Proliga.
Baca Juga: Jakarta Pertamina Enduro Juara Proliga 2026
Jalannya Pertandingan
Set pertama leg 2 berjalan sengit. LavAni dan Bhayangkara Presisi kejar mengejar poin. Technical Time Out akhirnya didapat LavAni setelah mendapatkan service ace dari Midle Blocker LavAni, Hendra.
Kejar mengejar angka terus terjadi hingga technical time out kedua yang diraih oleh Bhayangkara Presisi berkat attack dari Bardia Saadat saat poin 16- 15.
Begitu memasuki poin krusial, LavAni mulai memberikan jarak sebanyak 2 hingga 3 poin.
Akhirnya, LavAni berhasil mengamankan set pertama setelah service dari Bhayangkara Presisi keluar dan menutup set pertama dengan skor 25- 22.
Set kedua kembali berjalan ketat. Bhayangkari Presisi terus berbalas serangan dan angka kembar hingga di TTO kedua dengan skor 16- 15 untuk LavAni.
Seperti set pertama, menjelang akhir set, LavAni kembali memberikan jarak skor dengan Bhayangkara Presisi. Service Ace dan Lucky Ball dari Tyler Sandera membuat skor menjadi 24- 19.
Serangan dari Boy Arnes Arabi akhir menutup set kedua dengan skor 25- 19.
Set ketiga dibuka dengan keunggulan 3- 0 dari Bhayangkara presisi. Hal ini membuat pelatih LavAni, David Lee langsung mengambil time out untuk mengembalikan fokus pemain.
Strategi ini berhasil, dan membuat LavAni membuat poin berutun hingga skor menjadi 8- 6.
Salip menyalip angka kembali terjadi hingga skor 14- 14. Tetapi, usai TTO kedua, Bhayangkara Presisi melaju dan membuat jarak hingga 4 angka.
Service dari Bardia berhasil membuat jarak hingga 23- 18. Attack yang gagal dari Deho membuat Bhayangkara Presisi mengambil set ketiga dengan skor 25- 18.
Set keempat dimulai dengan keunggulan Bhayangkara Presisi. Service para pemain yang sering ace membuat skor menjadi 10- 6.
Pada set ini, Bhayangkara tampak lebih percaya diri. Tetapi, LavAni tidak menyerah dengan menyamakan kedudukan menjadi 14- 14.
Dimulai dari service error dari Bardia Saadat membuat LavAni akhirnya bisa membuat jarak skor hingga 2 poin diangka 21- 19.
Service dari Arjuna pemain Bhayangkara Presisi melebar dan membuat LavAni menambah skor 23- 20.
Service dari setter Bhayangkara Preaisi, Alfin Daniel juga tidak mampu menyeberangi lapangan, hingga poin menjadi 24- 21 untuk LavAni.
Tetapi, kemenangan LavAni sempat tertunda karena bola jangkit dari Bhayangkara Presisi membuat poin menjadi 24- 22.
Pelatih LavAni, David Lee langsung mengambil time out dan membuat para pemain untuk tetap tenang.
Akhirnya, dari attack LavAni tidak mampu dibendung dan menjadi poin penutup set keempat 25- 22. (ram)
Editor : Juli Rambe