Ronny Tanuwijaya Soroti Momentum Pengembangan Sepakbola 7 di Kepemimpinan Dudung

Deking Sembiring • Dipublikasikan Sabtu, 2 Mei 2026 | 12:42 WIB
Pengamat Sepakbola Nasional, Ronny Tanuwijaya. (Dok Pribadi)
Pengamat Sepakbola Nasional, Ronny Tanuwijaya. (Dok Pribadi)

 

JAKARTA, SUMUTPOS - Penunjukan Dudung Abdurachman sebagai Ketua Umum Indonesia Football 7 Federation (IF7) mendapat sorotan dari pengamat sepakbola nasional Ronny Tanuwijaya. Dia menilai kepemimpinan baru ini menjadi momentum penting untuk mempercepat perkembangan sepakbola alternatif di Tanah Air.

Menurut Ronny, kehadiran figur Dudung yang memiliki latar belakang kepemimpinan kuat dapat membawa stabilitas organisasi sekaligus memperluas jaringan IF7, baik di tingkat nasional maupun internasional. “Ini bukan sekadar penunjukan struktural, tapi peluang besar untuk membangun fondasi sepakbola 7 yang lebih profesional dan terarah,” ujarnya.

Dia menambahkan, IF7 memiliki potensi besar untuk berkembang pesat, terlebih setelah resmi terafiliasi dengan International Football 7 Federation (FIF7) sejak 2011. Afiliasi tersebut dinilai membuka akses bagi Indonesia untuk terlibat dalam kompetisi dan agenda internasional secara lebih aktif.

Baca Juga: KA Argo Bromo Anggrek Kembali Alami Insiden, 4 Meninggal Dunia

Ronny juga menyoroti kekuatan infrastruktur yang sudah dimiliki. Dengan sekitar 1.700 lapangan mini soccer yang tersebar di seluruh Indonesia, menurutnya ekosistem dasar sepakbola 7 sebenarnya sudah terbentuk. “Ini modal yang tidak dimiliki semua negara. Tinggal bagaimana pengelolaannya bisa terintegrasi dan berkelanjutan,” katanya.

Lebih lanjut, ia menekankan bahwa IF7 harus mampu memanfaatkan tren meningkatnya minat masyarakat terhadap mini soccer sebagai pintu masuk pembinaan pemain usia muda hingga komunitas. Ia menyebut format permainan yang lebih sederhana dan fleksibel menjadi daya tarik tersendiri dibandingkan sepakbola konvensional.

Namun demikian, Ronny mengingatkan bahwa tantangan ke depan tidak ringan. Ia menilai diperlukan tata kelola organisasi yang transparan, kompetisi yang konsisten, serta sinergi dengan federasi sepakbola nasional agar tidak berjalan sendiri. 

“Kalau tidak dikelola dengan baik, potensi besar ini bisa stagnan. Tapi jika serius, Indonesia bisa jadi kekuatan baru di level internasional,” tegasnya.

Baca Juga: Satu Jamaah Kloter 9 Gagal Berangkat karena Sakit

Penunjukan Dudung sebagai Ketua Umum IF7 sendiri diharapkan menjadi titik awal pembenahan struktur organisasi sekaligus penguatan roadmap pengembangan sepakbola 7 di Indonesia. Dengan dukungan infrastruktur yang luas dan afiliasi global, IF7 kini berada pada fase krusial untuk menentukan arah masa depan olahraga tersebut di Tanah Air. (dek)

Editor : Redaksi
Ronny Tanuwijaya Sepakbola 7