Nasional Metropolis Kesehatan Sumatera Utara Wisata & Kuliner Society Internasional Ekonomi

Tutup Musim dengan Imbang, PSMS Finis Ketujuh

Deking Sembiring • Minggu, 3 Mei 2026 | 21:10 WIB
DUEL: Clayton Da Silva berusaha mempertahankan bola dari gangguan pemain Persiraja Banda Aceh pada pertandingan di  di Stadion H. Dimurthala, Lampineung, Sabtu (2/5/2026) sore. (Dok PSMS)
DUEL: Clayton Da Silva berusaha mempertahankan bola dari gangguan pemain Persiraja Banda Aceh pada pertandingan di  di Stadion H. Dimurthala, Lampineung, Sabtu (2/5/2026) sore. (Dok PSMS)

 

MEDAN, SUMUTPOS - PSMS Medan menutup Liga 2 Championship 2025-2026 dengan hasil imbang. Ayam Kinantan bermain imbang 1-1 saat bertandang ke markas Persiraja Banda Aceh di Stadion H. Dimurthala, Lampineung, Sabtu (2/5/2026) sore.

Pertandingan berjalan ketat sejak awal. PSMS berhasil memecah kebuntuan lebih dulu di menit ke-40 lewat sentuhan tajam Felipe Cadenazzi. Gol itu sempat membuat tim tamu berada di atas angin hingga babak kedua berjalan.

Persiraja yang terus menekan akhirnya menemukan momen krusial di penghujung laga. Saat pertandingan tampak akan berakhir untuk kemenangan PSMS, Asnawi Habib muncul sebagai penyelamat. Golnya di menit 90+4 membuyarkan kemenangan di depan mata tim tamu.

Baca Juga: Dua Terdakwa Dugaan Korupsi LNG Divonis Besok, Eks Dirut PT Pertamina Tak Pernah Dihadirkan di Persidangan

Hasil imbang ini menegaskan dominasi PSMS atas Persiraja pada musim ini. Dalam tiga pertemuan, Ayam Kinantan tidak pernah kalah. Rinciannya dua kali menang dan sekali imbang.

Hasil ini juga tidak mengubah posisi kedua tim di klasemen akhir. Persiraja berada di peringkat ke-5  dengan 40 poin. Sedangkan PSMS di peringkat ke-7 dengan 36 poin. 

Pelatih PSMS Eko Purdjianto, mengakui pertandingan berlangsung sengit dan penuh tekanan. “Kita imbang 1-1, pemain sudah memberikan yang terbaik. Yang pasti kita berbagi angka dengan Persiraja dan kita syukuri satu poin. Pertandingan cukup seru,” ujarnya.

Eko tak menutupi rasa kecewanya, apa lagi  sebelum pertandingan, dia mendapatkan kabar duka bahwa orangtuanya meninggal dunia, namun tetap menunjukkan profesionalitas memimpin Ayan Kinantan melakoni laga pamungkas musim ini dengan baik.

Baca Juga: Sharp Indonesia Perkuat Komitmen Keberlanjutan melalui AksiNyata di Hari Bumi 2026

“Yang pasti kecewa dengan hasil secara keseluruhan. Tapi kita sudah berusaha semaksimal mungkin. Pemain ini tanggung jawab saya, manajemen kepada presiden klub. Mudah-mudahan ke depannya PSMS bisa lebih bagus lagi sesuai target lolos ke Liga 1 musim depan,” tegasnya.

Hal senada disampaikan kapten PSMS, Erwin Gutawa. Ia menilai tim sudah mengerahkan segalanya meski hasil akhir belum sesuai harapan. “Kami dari pemain sudah memainkan segalanya. Tapi lagi-lagi kita syukuri hasil ini bisa dapat satu poin,” kata Erwin.

Dia juga menanggapi insiden kecil yang sempat terjadi di lapangan antara dua dan Kim Jeung-ho. “Soal insiden biasa sesama teman, mungkin niatnya bagus, tapi kita beda bahasa saja jadi sempat ada sedikit gesekan. Tapi setelahnya selesai,” tambahnya.

Baca Juga: Polisi “Sisir” Objek Wisata di Sosa, Pastikan Akhir Pekan Aman dan Nyaman

Ketegangan memang sempat terjadi antara Jeong-ho Kim dan Erwin Gutawa lantaran sempat membuat pemain Persiraja menusuk pertahanan PSMS, sebelum akhirnya dilerai pemain lain. Situssi cepat mereda dan laga tetap berakhir tanpa insiden lanjutan. (dek)

Editor : Redaksi
#Liga 2 Championship #persiraja banda aceh #psms