Nasional Metropolis Kesehatan Sumatera Utara Wisata & Kuliner Society Internasional Ekonomi

Indonesia U-19 Tundukkan Timor Leste U-19 3-0 di Tengah Guyuran Hujan dan Insiden Lampu Padam

Juli Rambe • Kamis, 4 Juni 2026 | 22:45 WIB
MENANG : Timnas Indonesia U-19 meraih kemenangan penting atas Timor Leste U-19 dengan skor meyakinkan 3-0 dalam lanjutan Grup A ASEAN U-19 Boys Championship 2026 yang berlangsung di Stadion Utama Sumatera Utara, Kamis (4/6/2026).(Dok : Ihsan Syahreza/Sumut Pos)
MENANG : Timnas Indonesia U-19 meraih kemenangan penting atas Timor Leste U-19 dengan skor meyakinkan 3-0 dalam lanjutan Grup A ASEAN U-19 Boys Championship 2026 yang berlangsung di Stadion Utama Sumatera Utara, Kamis (4/6/2026).(Dok : Ihsan Syahreza/Sumut Pos)

 

MEDAN, SUMUT POS- Timnas Indonesia U-19 meraih kemenangan penting atas Timor Leste U-19 dengan skor meyakinkan 3-0 dalam lanjutan Grup A ASEAN U-19 Boys Championship 2026 yang berlangsung di Stadion Utama Sumatera Utara, Kamis (4/6/2026).

Kemenangan ini menjaga peluang Garuda Muda untuk melangkah ke babak semifinal.

Pertandingan yang disaksikan oleh 6.623 penonton tersebut berlangsung dalam kondisi cuaca kurang bersahabat. Hujan yang mengguyur stadion sejak awal laga tidak menyurutkan semangat para pemain maupun suporter yang memadati tribun.

Baca Juga: Pangdam I/BB Kunker ke Korem 023/KS, Tekankan Prajurit Menjadi Teladan di Tengah Masyarakat

Pelatih Timnas Indonesia U-19, Nova Arianto, melakukan sejumlah perubahan dalam susunan pemain dibandingkan laga sebelumnya melawan Myanmar. Salah satu perubahan yang cukup mencolok adalah tidak dimainkannya Arkhan Kaka sejak menit awal.

Sebagai gantinya, Nova mempercayakan lini depan kepada Timothy Dennis Bakker dan Irpan Siregar. Rotasi tersebut dilakukan untuk menjaga kebugaran skuad mengingat padatnya jadwal pertandingan di fase grup.

Sejak peluit kick-off dibunyikan, Indonesia yang mengenakan jersey putih langsung mengambil inisiatif serangan. Garuda Muda tampil dominan dalam penguasaan bola dan berusaha membongkar pertahanan rapat Timor Leste.

Lampu Padam

Di tengah jalannya pertandingan, insiden tak terduga sempat terjadi. Lampu Stadion Utama Sumatera Utara mendadak padam selama kurang lebih lima menit sehingga pertandingan harus dihentikan sementara.

Kejadian tersebut memancing reaksi dari ribuan penonton yang hadir. Suporter terdengar meneriakkan protes sambil bernyanyi, "Mana lampunya?" hingga akhirnya aliran listrik kembali normal dan pertandingan dapat dilanjutkan.

Meski sempat terganggu oleh insiden tersebut, kedua tim kembali fokus melanjutkan pertandingan.

Indonesia sebenarnya memiliki peluang emas pada menit ke-33 melalui tendangan bebas Reno Salampesi. Namun, sepakan kerasnya masih melambung tipis di atas mistar gawang Timor Leste yang dikawal Egidio Corsino.

Sementara itu, Timor Leste kesulitan menciptakan ancaman berarti ke lini pertahanan Indonesia. Hingga memasuki menit ke-40, nyaris tidak ada peluang berbahaya yang mampu mereka hasilkan.

Kebuntuan akhirnya pecah pada menit ke-42. Berawal dari umpan terobosan cerdas yang dilepaskan Raditya Raharjo, Reno Salampesi berhasil lolos dari pengawalan pemain belakang Timor Leste.

Berhadapan langsung dengan kiper, Reno dengan tenang melepaskan penyelesaian akhir yang bersarang di gawang Timor Leste. Gol tersebut membawa Indonesia unggul 1-0 dan menjadi satu-satunya gol yang tercipta pada babak pertama.

Skor 1-0 untuk keunggulan Indonesia bertahan hingga turun minum.

Memasuki babak kedua, Timor Leste mencoba tampil lebih agresif untuk mengejar ketertinggalan. Mereka beberapa kali berusaha menekan pertahanan Indonesia melalui serangan dari sisi sayap.

Namun, lini belakang Garuda Muda tampil disiplin dan mampu meredam setiap upaya yang dilakukan lawan. Solidnya organisasi pertahanan membuat Timor Leste kesulitan menciptakan peluang bersih di depan gawang Indonesia.

Keunggulan Indonesia bertambah pada menit ke-61. Irfan Abadi Siregar berhasil memanfaatkan kemelut di depan gawang lawan dengan melepaskan sepakan menyusur tanah yang gagal diantisipasi kiper Timor Leste.

Gol tersebut mengubah skor menjadi 2-0 dan semakin meningkatkan kepercayaan diri para pemain Indonesia.

Empat menit berselang, Indonesia kembali mencetak gol. Kali ini serangan dibangun dari sisi kanan melalui umpan silang Theodore Evan Leeming yang mengarah tepat ke area berbahaya.

Arkhan Kaka yang baru masuk sebagai pemain pengganti berada dalam posisi ideal tanpa pengawalan. Striker muda tersebut dengan mudah menyambut bola dan menceploskannya ke gawang Timor Leste pada menit ke-65.

Gol itu membuat Indonesia semakin nyaman memimpin dengan skor 3-0.

Petaka kembali menghampiri Timor Leste pada menit ke-74 ketika penjaga gawang mereka, Egidio Corsino, mengalami cedera dan tidak dapat melanjutkan pertandingan.

Pelatih Timor Leste kemudian memasukkan Joau Baptista untuk menggantikan posisi Corsino di bawah mistar.

Meski kedua tim masih berusaha menciptakan peluang pada sisa waktu pertandingan, tidak ada gol tambahan yang tercipta hingga peluit panjang dibunyikan wasit.

Kemenangan 3-0 ini menjadi modal penting bagi Timnas Indonesia U-19 dalam persaingan Grup A ASEAN U-19 Boys Championship 2026. Hasil tersebut membuat Garuda Muda sementara menempati posisi kedua klasemen grup dan tetap berada dalam jalur perebutan tiket semifinal.

Nasib Indonesia kini akan ditentukan pada laga terakhir fase grup melawan Vietnam. Pertandingan tersebut diprediksi menjadi laga penentuan yang sangat krusial bagi kedua tim dalam upaya mengamankan tempat di empat besar turnamen.

Dengan performa yang terus menunjukkan perkembangan serta kedalaman skuad yang mulai terlihat melalui rotasi pemain, Timnas Indonesia U-19 memiliki modal berharga untuk menghadapi tantangan berikutnya dan menjaga asa meraih prestasi terbaik di ajang ASEAN U-19 Boys Championship 2026.(san/ram)

 

Editor : Juli Rambe
#asean boys champhionship 2026 #pssi #timnas indonesia #Garuda Muda