MEDAN, SUMUT POS- Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution menjelaskan penyebab terjadinya gangguan listrik yang sempat menghentikan pertandingan Timnas Indonesia U-19 melawan Timor Leste U-19 pada lanjutan ASEAN U-19 Boys Championship 2026 di Stadion Utama Sumatera Utara, Kamis (4/6/2026) malam.
Menurut Bobby, padamnya listrik terjadi akibat cuaca buruk dengan intensitas hujan yang cukup tinggi yang melanda sejumlah wilayah di Sumatera Utara.
Kondisi tersebut juga menyebabkan sejumlah pohon tumbang dan gangguan lainnya.
Baca Juga: Kota Medan Dilanda Banjir, Pohon Tumbang, dan Listrik Padam
"Mati listrik karena tadi memang ada hujan, intensitasnya tidak seperti biasa. Kita juga tahu di beberapa daerah ada pohon tumbang, ya hampir seperti badai juga," kata Bobby Nasution kepada awak media.
Meski demikian, Bobby memastikan gangguan tersebut dapat segera diatasi. Ia menyebut durasi padamnya listrik tidak berlangsung lama dan masih berada di bawah batas maksimal yang diperbolehkan oleh regulasi turnamen.
"Alhamdulillah bisa teratasi. Tadi sempat mati listrik kurang dari lima menit. Kalau standar dari AFF masih diberikan toleransi sampai 15 menit," ujarnya.
Insiden tersebut sempat membuat pertandingan dihentikan sementara. Setelah aliran listrik kembali normal, laga dapat dilanjutkan hingga selesai dan Timnas Indonesia berhasil meraih kemenangan atas Timor Leste.
Selain menyoroti gangguan listrik, Bobby juga memastikan kondisi Stadion Utama Sumatera Utara akan segera dipersiapkan kembali untuk pertandingan berikutnya. Menurutnya, perawatan lapangan langsung dilakukan setelah pertandingan berakhir.
Ia mengungkapkan terdapat beberapa bagian rumput yang mengalami kerusakan, terutama di area sekitar gawang akibat tingginya intensitas pertandingan dan kondisi cuaca yang kurang bersahabat.
"Lapangan setelah selesai pertandingan tetap harus dirawat. Ada beberapa bagian, terutama di dekat gawang, yang memang harus diperbaiki," kata Bobby.
Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, lanjutnya, telah menginstruksikan agar rumput yang rusak segera diganti menggunakan rumput cadangan yang telah tersedia sehingga kualitas lapangan tetap terjaga.
"Kita sudah instruksikan untuk mengganti rumput yang rusak dengan rumput cadangan yang ada agar kondisi lapangan tetap prima untuk pertandingan selanjutnya," ungkapnya.
Bobby juga mengapresiasi hasil yang diraih Timnas Indonesia dan berharap dukungan masyarakat terhadap perjuangan Garuda Muda terus mengalir sepanjang turnamen berlangsung.
Dengan penanganan cepat terhadap gangguan teknis serta pemeliharaan lapangan yang terus dilakukan, Pemerintah Provinsi Sumatera Utara optimistis Stadion Utama Sumatera Utara tetap siap menjadi tuan rumah bagi pertandingan-pertandingan berikutnya dalam ajang ASEAN U-19 Boys Championship 2026. (san/ram)
Editor : Juli Rambe