Nasional Metropolis Kesehatan Sumatera Utara Wisata & Kuliner Society Internasional Ekonomi

Hadapi Porprovsu 2026, KONI Medan Mulai Petakan Kekuatan

Redaksi • Kamis, 11 Juni 2026 | 19:31 WIB
Ketua Umum KONI Medan,Aswindy Fachrizal bersama pengurus cabang olahraga di ruang kerjanya. (Dok KONI Medan).
Ketua Umum KONI Medan,Aswindy Fachrizal bersama pengurus cabang olahraga di ruang kerjanya. (Dok KONI Medan).

 

MEDAN, SUMUTPOS - Di tengah minimnya anggaran, KONI Kota Medan tetap tegar menghadapi Pekan Olahraga Provinsi Sumatera Utara (Porprovsu) yang akan berlangsung November 2026 mendatang. KONI Medan mulai memetakan potensi perolehan medali menjelang menghadapi event akbar olahraga Sumut tersebut.

Langkah tersebut dilakukan sebagai bagian dari persiapan untuk mempertahankan predikat juara umum yang telah diraih dalam empat edisi Porprovsu secara beruntun.

Pemetaan kekuatan itu dilakukan dengan memanggil seluruh cabang olahraga (cabor) yang akan dipertandingkan pada Porprovsu yang direncanakan berlangsung pada November 2026 mendatang. Masing-masing pengurus cabor diminta mempresentasikan kesiapan atlet, nomor pertandingan yang diikuti, serta target medali yang realistis untuk dicapai.

Baca Juga: Sri Wahyuni Foundation & Pegadaian Gelar Fun Padel Competition

Ketua Umum KONI Kota Medan, Aswindy Fachrizal, mengatakan proses pemanggilan cabor tersebut telah dimulai sejak Rabu (10/6/2026) dan akan berlangsung hingga 18 Juni mendatang.

"Jadi kita mengundang 28 cabang olahraga yang akan tampil di Porprovsu. Artinya, kita ingin meminta komitmen dari masing-masing cabang olahraga terkait kategori yang dipastikan dipertandingkan, jumlah medali yang diperebutkan, serta bagaimana persiapan atlet-atlet kita menghadapi Porprovsu," ujar Aswindy. 

Menurutnya, pemetaan sejak dini sangat penting untuk menghitung estimasi perolehan medali Kota Medan. Data tersebut nantinya akan menjadi bahan laporan kepada Pemerintah Kota Medan, khususnya terkait kebutuhan anggaran dalam mendukung persiapan atlet menuju pesta olahraga tingkat provinsi tersebut.

"Dari sekarang kita mulai menghitung estimasi medali, karena laporan kita kepada wali kota juga berkaitan dengan penganggaran. Jadi, kita perlu mengetahui sejauh mana peluang yang dimiliki masing-masing cabang olahraga," katanya.

Baca Juga: Curi Besi Proyek Stadion Teladan, 4 Terdakwa Divonis 34 Bulan Penjara

Mantan atlet bulutangkis PON Sumut tahun 2004 itu menjelaskan, target mempertahankan gelar juara umum bukan tanpa alasan. Kota Medan memiliki tradisi kuat dalam ajang Porprovsu dengan catatan prestasi yang konsisten dalam beberapa edisi terakhir.

Tercatat, Kota Medan berhasil menjadi juara umum pada Porprovsu 2006, 2010, 2014, dan 2022. Pada penyelenggaraan terakhir tahun 2022, kontingen Kota Medan keluar sebagai juara umum setelah mengoleksi 170 medali yang terdiri dari 84 medali emas, 45 perak, dan 41 perunggu.

Dengan modal prestasi tersebut, KONI Kota Medan optimistis mampu kembali mempertahankan dominasinya pada Porprovsu 2026. Namun, Aswindy menegaskan optimisme itu harus dibarengi dengan kerja keras seluruh pihak, terutama pengurus cabang olahraga dalam mempersiapkan atlet.

Baca Juga: Polda Sumut Gagalkan Penyelundupan 8 PMI ke Malaysia, 5 Orang Jadi Tersangka

"Kalau saya melihat dari pertemuan yang sudah kami lakukan, mereka masih berkomitmen. Jadi saya yakin dan optimistis Kota Medan bisa kembali menjadi juara umum," ucapnya.

Meski demikian, dia mengingatkan masih adanya waktu beberapa bulan menuju Porprovsu yang harus dimanfaatkan secara maksimal oleh seluruh cabor untuk meningkatkan kualitas persiapan atlet.

"Artinya, atlet-atlet itu harus terus dipantau persiapannya dalam berlatih. Jangan sampai kendor. Itu menjadi tugas cabang olahraga untuk memastikan program latihan berjalan dengan baik dan melihat program-program ke depan," tegasnya. (dek)

Editor : Redaksi
#koni medan #Porprovsu 2026