MEDAN - Insan sepak bola Sumatera Utara sesalkan sikap Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Deliserdang yang melakukan penagihan pajak terhadap penyelenggaraan Piala AFF U-19. Mereka menilai sikap Pemkab Deliserdang tersebut menghambat pertandingan internasional di Sumut.
Wakil Ketua Komite Perubahan Sepakbola Sumatera Utara (KPSU) Syawal Malau menilai kebijakan tersebut kurang tepat dilakukan di tengah upaya seluruh pihak dalam menyukseskan agenda sepak bola Internasional di Sumatera Utara.
“Ketika Timnas Indonesia sedang berjuang membawa nama bangsa di pentas internasional, seluruh elemen pemerintah seharusnya hadir memberikan dukungan dan kemudahan. Fokus kita seharusnya adalah bagaimana menyukseskan event ini dan memberikan semangat kepada para atlet yang sedang berjuang, bukan justru menghadirkan persoalan yang dapat menambah beban pikiran penyelenggara maupun pihak-pihak yang sedang bekerja keras menyukseskan turnamen ini,” ujar Syawal Malau, Selasa (16/6/2026).
Baca Juga: Menwa Mahatara Sesalkan Aksi Vandalisme Rumdis Wakil Bupati Deliserdang
Syawal menambahkan, Piala AFF U-19 ini merupakan momentum penting bagi kebangkitan sepak bola Sumatera Utara. Selain menjadi ajang olahraga bergengsi, kegiatan tersebut juga memberikan dampak positif bagi promosi daerah, pariwisata, UMKM, perhotelan, hingga perekonomian masyarakat secara umum.
KPSU justru memuji Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution yang dinilai memiliki komitmen kuat dalam memperjuangkan agar agenda olahraga bertaraf internasional dapat digelar di Sumatera Utara.
“Kami sangat mengapresiasi Gubernur Bobby Nasution yang telah berupaya menghadirkan event internasional ke Sumatera Utara. Kehadiran Piala AFF U-19 bukan hanya soal pertandingan sepak bola, tetapi juga tentang membangun optimisme, menghidupkan kembali gairah olahraga, serta memperkenalkan Sumatera Utara kepada dunia. Ini adalah langkah besar yang patut didukung oleh seluruh pihak,” jelasnya.
Dengan dukungan Gubsu tersebut, KPSU menilai Pemkab Deliserdang semestinya berada di garis depan untuk mendukung dan berkolaborasi untuk menyukseskan penyelenggaraan turnamen tersebut.
"Seharusnya kolaborasi, bukan sebaliknya. Ketika pemerintah provinsi sedang berupaya menghadirkan dan menyukseskan event yang membawa manfaat besar bagi daerah, maka seluruh pemerintah kabupaten dan kota semestinya menunjukkan semangat sinergi dan gotong royong. Yang dibutuhkan saat ini adalah kerja sama, bukan langkah-langkah yang berpotensi menimbulkan polemik,” tegasnya
Insan sepak bola Sumut lainnya, Petra Jaya Purba juga mempertanyakan alasan peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) menjadi dasar penagihan pajak terhadap event olahraga internasional tersebut.
Baca Juga: DPRD Sumut Desak Penertiban Dapur MBG yang Tak Penuhi Standar Gizi
“Kami tentu mendukung upaya peningkatan PAD. Namun, Pemkab Deliserdang juga harus mampu memaksimalkan berbagai potensi pajak daerah yang tersedia. Salah satunya berasal dari sektor perhotelan yang cukup berkembang di wilayah Deliserdang. Sangat disayangkan apabila masih terdapat kegiatan-kegiatan pemerintah yang justru dilaksanakan di luar wilayah Deliserdang, seperti di Berastagi, Kabupaten Karo. Akibatnya, potensi pajak yang seharusnya dapat dinikmati oleh Deli Serdang justru berpindah ke daerah lain,” jelasnya.
Petra, menegaskan keberhasilan penyelenggaraan Piala AFF U-19 harus dipandang sebagai kepentingan bersama yang manfaatnya jauh lebih besar dibandingkan kepentingan jangka pendek.
“Sumatera Utara sedang mendapatkan kepercayaan untuk menjadi tuan rumah agenda internasional. Ini adalah kesempatan yang harus dijaga dan dimanfaatkan bersama. Jangan sampai semangat besar untuk memajukan olahraga, meningkatkan citra daerah, dan menggerakkan perekonomian masyarakat justru terganggu oleh kebijakan yang kurang mempertimbangkan kepentingan yang lebih luas,” sebutnya.
Baca Juga: Perempuan Spanyol yang Mengklaim Kepemilikan Matahari Jadi Sorotan Dunia
Dia berharap seluruh pemerintah daerah di Sumatera Utara dapat bersatu, memperkuat kolaborasi, dan memberikan dukungan penuh demi kesuksesan Piala AFF U-19 serta prestasi Tim Nasional Indonesia. (dek)
Editor : Redaksi