MEDAN, SUMUTPOS - Persaingan merata terlihat pada pertandingan cabang Shorinji Kempo Pekan Olahraga dan Senin (Porseni) Politeknik se-Indonesia 2026 yang berakhir Jumat (31/7/2026) di Gedung Serba Guna Politeknik Negeri Medan.
Setelah pertandingan berlangsung dua hari, Politeknik Negeri Kupang memimpin dengan raihan medali 2 emas, 1 perak, dan 3 perunggu. Politekni Negeri Kupang unggul tipis atas Politeknik Negeri Padang yang berada di posisi kedua dengan raihan medali 2 emas, 1 perak, dan 1 perunggu.
Politeknik Negeri Jakarta dan Politeknik Negeri Lhokseumawe berada di posisi ketiga dengan raihan masing-masing 1 emas dan 1 perak. Politeknik Negeri Sriwijaya berada di posisi kelima dengan 1 emas dan 3 perunggu.
Baca Juga: Polisi Gerebek Gudang Narkotika di Medan Polonia, 5 Kg Sabu Diamankan
Politeknik LPP Yogyakarta berada di posisi keenam dengan raihan 1 emas dan 2 perunggu. Politeknik Pertanian Negeri Kupang berada di posisi ketujuh dengan raihan medali 1 emas dan 1 perunggu.
Tuan rumah Politeknik Negeri Medan gagal meraih medali emas. Mereka hanya mengoleksi 1 perunggu.
Ketua Panitia Cabang Olahraga Shorinji Kempo Porseni Politeknik Se-Indonesia 2026, Jhon Piter Sihombing mengatakan, event ini diikuti 45 atlet dari 14 Politeknik. Dia menilai persaingan pada event ini berlangsung sangat kompetitif, sehat, dan berkualitas. Hal ini terlihat dari meratanya perolehan medali di antara 14 kontingen peserta.
Baca Juga: KONI Sumut Dukung Turnamen Catur SIWO PWI-STOK Bina Guna
"Tidak ada satu pun kontingen yang mendominasi seluruh nomor pertandingan. Politeknik Negeri Kupang berhasil menjadi juara umum, hanya unggul medali perunggu dari Politeknik Negeri Padang di posisi kedua. Selisih yang sangat tipis ini menunjukkan bahwa setiap pertandingan berlangsung ketat dan setiap medali diperoleh melalui perjuangan yang maksimal," ujar Jhon Piter Sihombing.
Jhon Piter menambahkan, hasil ini juga menunjukkan bahwa pembinaan Shorinji Kempo di lingkungan politeknik semakin merata di berbagai daerah. Bahkan beberapa nomor pertandingan ditentukan oleh selisih kemampuan yang sangat kecil, sehingga faktor kesiapan mental, disiplin, strategi, dan konsistensi menjadi penentu kemenangan.
Yang paling penting, tambah Jhon Piter, event ini lebih dari sekadar mengejar medali. Seluruh atlet telah menunjukkan nilai-nilai luhur Shorinji Kempo, yaitu persaudaraan, disiplin, keberanian, dan sportivitas. Selama pertandingan berlangsung, atlet, pelatih, ofisial, wasit, dan panitia mampu menjaga suasana kompetisi yang tertib, aman, dan saling menghormati, sehingga seluruh rangkaian pertandingan berjalan dengan lancar.
Baca Juga: Bandar Sabu 100 Kg, Zulkifli Dijatuhi Hukuman Mati di Tingkat Banding
"Kami mengucapkan selamat kepada seluruh peraih medali dan memberikan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh kontingen yang telah berpartisipasi. Bagi yang belum berhasil meraih prestasi, kami berharap Porseni ini menjadi pengalaman berharga untuk meningkatkan kualitas latihan dan kembali lebih kuat pada event berikutnya," pungkasnya. (dek)
Editor : Redaksi