MEDAN, SUMUTPOS - Pemanah asal Sumatera Utara, Sostar Andaru Rinaldi membidik medali pada Asian Games 2026 di Jepang, September hingga Oktober mendatang. Untuk mewujudkan misi tersebut, atlet berusia 28 tahun ini sedang mempersiapkan diri di Pemusatan Latihan Nasional (Pelatnas).
SOSTAR merupakan atlet panahan terbaik Sumatera Utara nomor compound. Dia mengasah kemampuan di Pelatnas dalam dua tahun belakangan ini.
Kisah Sostar cukup unik. Sebelum menekuni panahan, putra sulung Rudi Rinaldi dengan Primadewi Poernomo ini merupakan atlet polo air. Ini tidak terlepas dari sosok ayahnya, Rudi Rinaldi yang merupakan legenda polo air Sumatera Utara dan Indonesia.
"Saya sebelumnya menekuni polo air. Bahkan sudah berlatih polo air selama 10 tahun," ungkap Sostar kepada Sumut Pos, kemarin.
Cerita Sostar dengan panahan dimulai tahun 2020, saat Indonesia diterpa Pandemi Covid-19. Akibat pendemi itu, kolam renang ditutup, sehingga anak pertama dari tiga bersaudara ini mencari kegiatan lainnya.
"Kebetulan saat itu panahan tidak terkendala latihan, karena bisa jaga jarak. Awalnya ikut adik latihan, karena dia memang terlebih dahulu latihan panahan. Akhirnya tertarik dengan olahraga ini," ungkapnya.
Baca Juga: Polres Binjai Bekuk Dua Terduga Pengedar Sabu, Komitmen Berantas Narkoba Kian Dipertegas
Sostar bergabung dengan klub panahan Generasi. Berkat kerja keras dan latihan rutin, kemampuan Sostar di panahan semakin meningkat. Pada tahun 2024, dia akhirnya mengikuti Seleksi Nasional (Seleknas).
"Saya dua kali ikut Seleknas. Pertama di Cikarang dengan hasil masuk delapan besar. Seleksi kedua di Kudus, saya masuk empat besar sehingga terpilih masuk Pelatnas," ungkap pemanah yang kini bergabung dengan klub HR Archery ini.
Bergabung dengan Pelatnas membuat kemampuan Sostar semakin terasah. Apalagi dia sudah beberapa kali try out dan tampil di SEA Games 2025.
"Kemampuan sudah pasti meningkat sejak gabung Pelatnas. Apalagi latihannya rutin enam kali dalam seminggu. Kali ini kami dipersiapkan menghadapi Asian Games 2026 di Jepang," tambah alumni Nilai University Malaysia tersebut.
Sostar menambahkan, saat ini Pelatnas memiliki empat atlet nomor compound, dengan rincian satu putra dan tiga putri. Sostar memiliki target untuk meraih medali pada even akbar olahraga Benua Asia tersebut.
Alumni SMA Wesley Methodist Seremban Negeri Sembilan ini mengakui saingan terberat untuk nomor compound berasal dari India, Korea, Kazakhstan, dan Taipei.
"Persaingan di Asian Games pasti sangat ketat, karena semua negera di Asia akan ambil bagian. Tapi dengan persiapan matang dan usaha keras, saya yakin bisa menyumbangkan medali bagi Indonesia," pungkasnya. (dek)
Editor : Redaksi