MEDAN, SUMUTPOS - PSMS Medan mengakhiri Piala Presiden Elite 2026 tanpa membawa poin. Ayam Kinantan menelan kekalahan dari tiga pertandingan babak penyisihan grup.
PADA pertandingan terakhir Grup B, PSMS dikalahkan Persija Jakarta dengan skor 1-4 di Stadion Gelora Bung Tomo, Sabtu (1/8) sore WIB. Gawang PSMS dibobol Abdulmanan, Victor Dethan, Agi Firmansyah, dan Gustavo Almeida. Gol PSMS dicetak Ikhsan Chan.
Pelatih PSMS, Eko Purdjianto, mengakui Persija layak meraih kemenangan dan meminta timnya menjadikan hasil ini sebagai bahan evaluasi menjelang Liga 2. "Yang pertama, apresiasi buat Persija yang berhasil menang 4-1," ujarnya usai pertandingan.
Baca Juga: Sering Kecewa dalam Asmara? Bisa Jadi Zodiak Anda Masuk Daftar Ini
Eko menilai kekalahan tersebut tidak lepas dari kesalahan timnya sendiri. "Terlepas dari kesalahan-kesalahan kita sendiri, ini menjadi pelajaran yang sangat berharga. Ke depan, terutama menghadapi kompetisi, tentu akan kita perbaiki," kata Eko.
Mantan pemain Timnas ini juga memuji kualitas Piala Presiden Elite yang dinilainya semakin kompetitif. Beruntung bagi PSMS karena lawan-lawannya merupakan tim papan atas.
"Turnamen Piala Presiden ini semakin berkualitas. Lawan-lawan yang kita hadapi juga sangat bagus. Semoga ke depannya Piala Presiden semakin berbobot dan semakin layak dinikmati seluruh masyarakat Indonesia," ungkapnya.
Eko turut menjelaskan perubahan komposisi pemain akibat badai cedera yang melanda timnya.
Baca Juga: Evakuasi KMP Mutiara Sentosa 2 Terus Berlangsung, 218 Penumpang Selamat dan 4 Meninggal Dunia
"Kita tahu ada beberapa pemain yang absen karena cedera. Makanya kita coba Ikhsan. Memang dia lebih bagus bermain di depan, terutama dari sisi kiri. Tadi akhirnya proses gol juga dilakukan oleh Ikhsan," paparnya.
Menurutnya, seluruh pemain sengaja diberikan kesempatan tampil untuk mematangkan skuad sebelum kompetisi resmi dimulai. "Semua pemain kita coba. Harapannya tentu untuk mematangkan tim ke depannya," ucapnya.
Hal sama juga dikatakan PSMS, Asyrad Gufron yang menyebutkan hasil di turnamen ini menjadi motivasi bagi PSMS untuk tampil lebih baik di Liga 2.
"Turnamen ini menjadi pelajaran yang sangat berharga bagi kami. Kami akan memperbaiki semua kekurangan dan mempersiapkan diri lebih baik lagi menghadapi Liga 2 (Championship)," ucapnya.
Gufron juga menyampaikan apresiasi kepada suporter yang terus memberikan dukungan sepanjang turnamen. "Terima kasih kepada semua suporter yang sudah datang dan terus mendukung kami. Dukungan mereka menjadi motivasi bagi kami untuk bangkit," kata Gufron
Meski gagal meraih hasil positif di Piala Presiden Elite 2026, PSMS membawa pulang banyak pelajaran berharga. Eko Purdjianto berharap pengalaman menghadapi tim-tim papan atas seperti Persija, Persebaya, dan Port FC menjadi modal penting untuk membentuk Ayam Kinantan yang lebih siap bersaing di Liga 2 musim 2026/2027. (dek)
Editor : Redaksi