ROMA, Sumutpos.jawapos.com – Fabio Quartararo ternyata sudah memutuskan untuk mengakhiri perjalanannya bersama Yamaha jauh sebelum resmi diumumkan sebagai pembalap Honda. Juara dunia MotoGP 2021 itu mengaku telah mengambil keputusan tersebut setelah menjalani tes pascamusim di Valencia pada November 2025.
Quartararo mengatakan, tes di Valencia menjadi titik penting yang membuatnya menyadari bahwa ia membutuhkan tantangan baru. Saat itu, pembalap asal Prancis tersebut belum menentukan akan bergabung dengan tim mana, tetapi keinginannya untuk meninggalkan Yamaha sudah semakin kuat.
“Saat tes di Valencia tahun lalu, saya merasa butuh sesuatu yang baru. Dan saat itulah kami memutuskan untuk berpisah dengan Yamaha,” ujar Quartararo kepada Crash.
“Saya belum tahu persis ke tim mana saya akan pindah. Namun, saya tahu saya ingin berganti tim, dan menurut saya itu adalah saat yang tepat,” lanjutnya.
Baca Juga: Ribuan Warga Tebingtinggi Tumpah Ruah di Car Free Day, Semarakkan HUT ke-81 RI
Keputusan tersebut tidak lahir secara tiba-tiba. Quartararo mengaku kecewa melihat perkembangan motor Yamaha yang dinilainya belum menunjukkan kemajuan signifikan sejak pabrikan asal Jepang itu mulai menguji mesin V4 di Barcelona pada September 2025.
Bagi Quartararo, proyek baru seharusnya memberikan perkembangan besar dalam waktu relatif singkat. Namun, apa yang ia rasakan justru sebaliknya.
“Ketika membuat proyek baru, biasanya perkembangan awalnya besar. Tapi kami tidak pernah membuat lompatan besar dari motor pertama ke motor yang sekarang,” katanya.
Kondisi tersebut perlahan mengikis keyakinannya terhadap proyek Yamaha. Quartararo kemudian memilih membuka lembaran baru dan akhirnya berlabuh ke Honda.
Pada Juli 2026, Honda menetapkan Quartararo sebagai bagian dari proyek mereka untuk menghadapi musim 2027. Ia telah menandatangani kontrak berdurasi dua musim, hingga akhir 2028.
Meski Honda saat ini juga belum sepenuhnya mampu menandingi kekuatan Ducati maupun Aprilia, Quartararo melihat adanya perbedaan pendekatan yang membuatnya lebih optimistis.
Baca Juga: Polres Sergai Gelar Purna Tugas, Kapolres Sampaikan Apresiasi atas Dedikasi Dua Personel
Menurutnya, Honda menunjukkan keberanian lebih besar dalam melakukan perubahan dan menghadirkan inovasi. Hal tersebut menjadi salah satu faktor yang membuatnya percaya diri dengan keputusan pindah tim.
“Di Honda saya melihat perubahan. Mereka membawa inovasi jauh lebih cepat dan saya rasa sekarang mereka sudah memahami apa yang dibutuhkan untuk bersaing dengan pabrikan lain,” ucap Quartararo.
Perpindahan tersebut sekaligus menandai babak baru dalam karier Quartararo. Setelah meraih gelar juara dunia bersama Yamaha pada 2021, pembalap 27 tahun itu kini memilih mempertaruhkan masa depannya bersama Honda.(jpg/han)
Editor : Johan Panjaitan