Jonatan Christie di Ambang Nomor 1 Dunia, 26 Tahun Setelah Taufik Hidayat

Johan Panjaitan • Dipublikasikan Minggu, 23 Agustus 2026 | 17:00 WIB
Jonatan Christie.
Jonatan Christie.

 

JAKARTA, Sumutpos.jawapos.com-Jonatan Christie berada di ambang pencapaian bersejarah. Meski langkahnya di Kejuaraan Dunia Bulutangkis 2026 terhenti lebih awal, peluang pemain berjuluk Jojo itu untuk merebut posisi tunggal putra nomor satu dunia justru semakin terbuka.

Jonatan saat ini berada di peringkat ketiga dunia dengan koleksi 89.231 poin per 18 Agustus 2026. Ia hanya terpaut 5.024 poin dari Shi Yu Qi yang masih menempati posisi teratas dengan 94.255 poin.

Baca Juga: Jalan Lintas Medan-Banda Aceh Dikeruk, Warga Terancam: Dinas PUTR Langkat Desak Balai Segera Bertind

Peluang tersebut terbuka setelah para pesaing utama Jonatan gagal mempertahankan langkah mereka di Kejuaraan Dunia 2026. Shi Yu Qi bahkan secara mengejutkan tersingkir pada babak 64 besar setelah takluk dari wakil India, Ayush Shetty.

Para Pesaing Jonatan Berguguran

Jalan menuju takhta ranking BWF semakin terbuka setelah Kunlavut Vitidsarn dan Anders Antonsen juga gagal melangkah hingga semifinal.

Kunlavut yang berada di peringkat kedua dunia harus terhenti di perempat final. Hasil serupa dialami Antonsen yang menempati posisi keempat dunia.

Sementara itu, Chou Tien Chen sempat memiliki peluang untuk ikut bersaing memperebutkan posisi teratas. Namun, wakil Taiwan tersebut kandas di semifinal setelah dikalahkan pemain Jepang, Kodai Naraoka.

Jonatan sendiri hanya mampu mencapai babak 16 besar Kejuaraan Dunia 2026. Kendati kehilangan poin akibat hasil tersebut, posisi para pesaingnya membuat peluang Jojo untuk naik ke puncak tetap terbuka.

Baca Juga: KKI 2026 Jadi Etalase UMKM Sumut, BI Dorong Produk Lokal Tembus Pasar Nasional hingga Global

Berdasarkan proyeksi pembaruan ranking, Jonatan diperkirakan mengoleksi sekitar 87.631 poin pada daftar peringkat berikutnya. Jika perhitungan tersebut terealisasi, Jojo akan melompat ke posisi nomor satu dunia.

26 Tahun Menanti Pewaris Taufik

Jika benar menjadi nomor satu dunia, Jonatan akan menorehkan sejarah baru bagi tunggal putra Indonesia.

Pencapaian itu sekaligus membuatnya mengikuti jejak Taufik Hidayat, legenda bulu tangkis Indonesia yang terakhir kali menduduki posisi puncak ranking dunia pada Agustus 2000.

Artinya, Indonesia berpeluang kembali memiliki tunggal putra nomor satu dunia setelah menunggu sekitar 26 tahun.

Bagi Jonatan, momentum tersebut menjadi pencapaian penting dalam perjalanan kariernya. Status pemain nomor satu dunia tidak hanya menjadi simbol konsistensi performa, tetapi juga menegaskan keberhasilan Jonatan bersaing di tengah ketatnya persaingan tunggal putra dunia.

Baca Juga: KKI 2026 Jadi Etalase UMKM Sumut, BI Dorong Produk Lokal Tembus Pasar Nasional hingga Global

Kini, perhatian tertuju pada pembaruan ranking BWF pekan depan. Jika proyeksi berjalan sesuai perhitungan, nama Jonatan Christie akan kembali membawa Indonesia ke puncak tunggal putra dunia—sebuah posisi yang terakhir kali dihuni Taufik Hidayat seperempat abad lebih lalu.(jpc/han)

Editor : Johan Panjaitan
peringkat Taufik Hidayat bwf jonatan christie dunia