PADANG LAWAS, Sumutpos.jawapos.com – Kontingen Taekwondo Kabupaten Padang Lawas menunjukkan performa gemilang pada Kejuaraan Taekwondo Piala Wali Kota Sibolga. Turun dalam ajang yang berlangsung di Gedung Olahraga (GOR) Kota Sibolga, 11–13 September 2026, para atlet Padang Lawas berhasil membawa pulang 18 medali.
Rinciannya, tujuh medali emas, lima perak, dan enam perunggu. Torehan tersebut menjadi bukti bahwa pembinaan atlet taekwondo di Padang Lawas terus menunjukkan perkembangan positif.
Tak hanya mendominasi perolehan medali, tiga atlet Padang Lawas juga mendapat penghargaan sebagai pemain terbaik di kategori masing-masing. Mereka adalah Ramadhan Alfatih sebagai Pemain Terbaik Putra, Nabila Hajirah Siregar sebagai Pemain Terbaik Putri, serta Naufal Wira Yudha Sena sebagai Pemain Terbaik Putra kategori Pracadet.
Baca Juga: Tes Urine Mendadak Seluruh Petugas Lapas Binjai, Semua Dinyatakan Negatif Narkoba
Kejuaraan di Sibolga tersebut tidak sekadar menjadi ajang perebutan medali. Bagi tim pelatih, kompetisi ini juga menjadi arena uji tanding untuk mengukur kemampuan sekaligus mematangkan persiapan menuju Pekan Olahraga Provinsi Sumatera Utara (PORPROVSU) XII 2026.
Tujuh Emas Jadi Sorotan
Tujuh atlet Padang Lawas berhasil berdiri di podium tertinggi.
Medali emas masing-masing dipersembahkan Bona Ahsan Siregar dari Ponpes Al Mukhlisin, Irdy Fahrozi Harahap dari MAN 1 Padang Lawas, Nabila Hajirah Siregar dari Ponpes Al Mukhlisin, Intan Permata Sari dari MAN 1 Padang Lawas, Naufal Wira Yudha Sena dari SDN 0506 Latong, Abid Aqil Ahmad Siregar dari SD IT Al Izzah Sibuhuan, serta Ramadhan Alfatih dari Ponpes Al Mukhlisin.
Sementara lima medali perak diraih Zuhriani Hasibuan, Agus Ahmad Ramdhani, Naira Rizky Gunawan, Ahmad Dhafa MQ Siregar, dan Maulana Arman.
Enam atlet lainnya menyumbangkan medali perunggu, yakni Dirga Army A. Syarif, Fazil Akhtar Hasibuan, Carlos Timoty Martua Ritonga, Isacita Sajda Amru, Zahrani Hasibuan, dan Najwa Mahira Harahap.
Baca Juga: Pengembangan Kasus Penganiayaan di Langkat, Tersangka Diduga Terlibat Rebutan Proyek Diciduk
Komposisi peraih medali tersebut menunjukkan regenerasi atlet berjalan cukup baik. Para atlet datang dari berbagai jenjang pendidikan, mulai dari sekolah dasar hingga madrasah dan pondok pesantren.
Jadi Bahan Evaluasi Menuju PORPROVSU
Ketua Pengcab Taekwondo Indonesia (TI) Kabupaten Padang Lawas sekaligus pelatih, Humaeira Karim Nasution, S.Pd., mengapresiasi perjuangan para atlet yang tampil dalam kejuaraan tersebut.
Sebanyak 20 atlet diberangkatkan bersama tim pelatih dan ofisial. Humaeira menilai dukungan orang tua menjadi salah satu faktor penting dalam proses pembinaan atlet sejak usia dini.
“Terima kasih sebesar-besarnya kepada seluruh atlet yang telah berjuang, serta para orang tua murid yang konsisten memberikan dukungan penuh bagi tumbuh kembang bakat anak-anak,” ujar Humaeira.
Menurutnya, torehan 18 medali di Sibolga menjadi modal berharga, tetapi bukan alasan untuk berpuas diri. Hasil pertandingan akan dievaluasi secara menyeluruh, terutama dari sisi teknik dan kesiapan mental bertanding.
Baca Juga: Fraksi PDIP DPRD SU Desak Polres Karo Gerak Cepat Usut Keracunan MBG
Evaluasi tersebut akan menjadi dasar pembenahan sebelum para atlet menghadapi agenda yang lebih besar, terutama PORPROVSU XII 2026.
Keberangkatan kontingen Padang Lawas juga mendapat dukungan Pemerintah Kabupaten Padang Lawas dan KONI Padang Lawas di bawah kepemimpinan H. Ali Syahbana Daulay.
Prestasi di Sibolga menjadi sinyal positif bagi pembinaan taekwondo Padang Lawas. Dengan evaluasi yang konsisten dan dukungan berkelanjutan, para atlet diharapkan mampu membawa performa tersebut ke level kompetisi yang lebih tinggi.
Target berikutnya sudah jelas: menjadikan 18 medali di Sibolga bukan sekadar catatan prestasi, melainkan pijakan untuk tampil lebih kuat di PORPROVSU XII 2026.(mit/han)
Editor : Johan Panjaitan