Sumutpos.jawapos.com– Usianya baru 13 tahun 339 hari. Namun, Yu Zidi sudah mampu menorehkan prestasi yang biasanya menjadi panggung para perenang senior. Pada hari pertama cabang renang Asian Games 2026, perenang muda Tiongkok itu langsung menyabet medali emas sekaligus memecahkan rekor Asian Games.
Yu tampil gemilang pada nomor 200 meter gaya kupu-kupu putri. Ia mencatatkan waktu 2 menit 05,08 detik, mengungguli rekor sebelumnya 2 menit 05,57 detik yang dibuat seniornya, Zhang Yufei, pada Asian Games Hangzhou tiga tahun lalu.
Catatan tersebut membuat nama Yu semakin menjadi sorotan. Bukan hanya karena medali emas, tetapi juga karena usianya yang masih sangat muda ketika mampu menumbangkan rekor yang sebelumnya menjadi milik salah satu perenang elite Tiongkok.
Performa Yu sejatinya bukan kejutan sepenuhnya. Awal tahun ini, ia sudah menunjukkan kemampuan bersaing di level internasional setelah mengalahkan perenang Amerika Serikat sekaligus peraih medali perak Olimpiade Paris 2024, Regan Smith, dalam sebuah kompetisi di Tiongkok.
Baca Juga: Duet Phillerson - Siverio Menggila, PSMS Bantai Persiku 6-0
Nama Yu mulai mencuri perhatian dunia ketika tampil pada Kejuaraan Dunia 2025 di Singapura. Saat itu, keikutsertaannya juga menjadi sorotan karena usia minimum peserta yang ditetapkan adalah 14 tahun. Namun, Yu tetap mendapat kesempatan tampil.
Kini, panggung Asian Games menjadi arena berikutnya bagi perenang belia tersebut. Setelah mengamankan emas sekaligus rekor pada nomor 200 meter gaya kupu-kupu, Yu masih akan turun di dua nomor lainnya, yakni 200 meter dan 400 meter gaya ganti perorangan.
“Selanjutnya, aku akan fokus pada dua nomor lainnya,” ujar Yu seperti dilansir Daily Mail.
Baca Juga: Polres Batu Bara Gelar Minggu Kasih, Sembako Disalurkan dan Pesan Kamtibmas
Jika ditilik dari usianya, pencapaian Yu juga menempatkannya dalam catatan sejarah Asian Games. Dengan usia 13 tahun 339 hari, ia menjadi atlet termuda kedua yang pernah tampil dalam ajang multicabang terbesar di Asia tersebut.
Yu hanya berada di bawah atlet skateboard Indonesia, Bunga Nyimas Cinta, yang tampil pada Asian Games 2018 ketika berusia 12 tahun 198 hari.
Namun, Yu sudah meninggalkan jejak berbeda. Di usia yang masih belia, ia bukan sekadar menjadi peserta Asian Games. Ia pulang dengan medali emas dan sebuah rekor baru yang sebelumnya dikuasai seniornya sendiri. (jpg/han)
Editor : Johan Panjaitan