Veda Ega Pratama Jalani Dua Kali Lap Penalty, Raih 3 Poin di Moto3 Austria

Juli Rambe • Dipublikasikan Selasa, 22 September 2026 | 03:00 WIB
Veda Ega Pratama. (Dok: Honda Team Asia)
Veda Ega Pratama. (Dok: Honda Team Asia)

 

SUMUT POS- Pembalap Indonesia Veda Ega Pratama harus menelan kekecewaan saat menjalani Moto3 Austria, di Sirkuit Red Bull Ring, Spielberg, Austria, Minggu (20/9). 

Pemuda berasal dari Gunung Kidul ini berhasil meraih 3 poin dan finish di posisi ke-13. Dia juga terkena long lap penalty yang harus dijalani dua kali.

Moto3 Austria 2026 berlangsung Veda mengawali balapan dari posisi ke-19 dan mampu menunjukkan performa impresif dengan merangsek ke kelompok empat besar.

Baca Juga: Muhammadiyah Tetapkan 8 Februari 2027 Awal Ramadan 1448 H

Pembalap Honda Team Asia itu terlihat nyaman dengan tunggangannya dan mampu menjaga ritme di barisan depan. Namun, perjuangannya terganggu setelah terlibat insiden dengan pembalap Intact GP, David Munoz.

Veda kemudian dijatuhi hukuman long lap penalty akibat insiden tersebut. Situasi semakin sulit setelah percobaan pertama menjalani penalti dinilai tidak sesuai ketentuan sehingga ia harus mengulanginya pada lap terakhir.

"Saya senang dengan hasil hari ini. Tentu saja, saya kecewa karena tidak bisa menyelesaikan balapan di posisi saya saat sedang bersaing ketat, namun finis di posisi ke-13 dan meraih poin tetaplah hal yang positif," beber Veda dikutip dari rilis resmi Honda Team Asia, Senin (21/9/2026).

"Saya sempat bertarung di kelompok empat besar, jadi saya merasa sangat percaya diri dan nyaman dengan motor saya," sambungnya.

Veda kemudian menjelaskan insiden yang membuatnya mendapatkan hukuman dari Race Direction. Pembalap asal Gunungkidul, Yogyakarta, itu mengakui terjadi kontak dengan Munoz ketika dirinya berusaha melakukan manuver menyalip.

"Sayangnya, terjadi kontak dengan pembalap lain. Saya mencoba menyalipnya dengan cara yang wajar, namun saya menghormati keputusan Race Direction, sehingga saya harus menjalani penalti long lap," tutur Veda.

Penalti tersebut harus dijalani Veda sebanyak dua kali karena percobaan pertama dinilai tidak sesuai ketentuan. Kondisi itu membuat peluangnya untuk kembali ke barisan depan semakin sulit.

Meski demikian, Veda tidak menyerah dan terus memacu motornya hingga garis finis. Ia akhirnya mampu mengamankan posisi ke-13 sekaligus membawa pulang tiga poin.

Setelah menyelesaikan Moto3 Austria 2026, Veda akan mengalihkan fokus ke rangkaian balapan Asia. Seri tersebut dimulai di Sirkuit Motegi, Jepang, pada 2-4 Oktober sebelum berlanjut ke Sirkuit Mandalika, Indonesia, pada 9-11 Oktober 2026.

Rangkaian balapan kemudian berlanjut ke Australia, Malaysia, dan Qatar. Veda menyambut antusias seri-seri tersebut karena memiliki pengalaman positif saat berlaga di kawasan Asia.

"Saya ingin mempertahankan momentum ini, terus bekerja sama dengan tim, dan berupaya membuat kemajuan lebih lanjut pada seri balapan di Asia," pungkas Veda. (jpc/ram)

 

Editor : Juli Rambe
moto3 austria Pembalap indonesia Veda ega pratama