BEKASI, SUMUTPOS - PSMS Medan sukses mengalahkan tuan rumah Adhyaksa FC Bekasi dengan skor 1-0 salad lanjutan Liga 2 Championship 2026/2027. Kemenangam ini mengantar Ayam Kinantan kembali ke posisi kedua klasemen sementara Grup A.
Posisi PSMS sempat tergusur dari oleh Semen Padang dan PSPS Pekanbaru. Kemenangan dari Adhyaksa FC mengantar Ayam Kinantan kembali ke posisi kedua dengan 7 poin dari tiga pertandingan.
PSMS menempel Persikad Depok yang berada di puncak klasemen dengan 9 poin. Kemudian unggul satu angka dari Semen Padang dan PSPS di peringkat tiga dan empat.
Saat lawan Adhyaksa, PSMS tampil dominan sejak babak pertama. Namun, pertahanan rapat Adhyaksa membuat sejumlah peluang yang dibangun anak asuh Eko Purdjianto belum mampu menghasilkan gol.
Baca Juga: Awet Muda Tanpa Ribet! 7 Kebiasaan Sederhana yang Bikin Wajah Lebih Fresh
Memasuki babak kedua, Eko melakukan perubahan dengan memasukkan Zaki Alim menggantikan M Ragil pada menit ke-56. Pergantian tersebut membuat serangan PSMS lebih variatif dan tekanan ke pertahanan tuan rumah meningkat.
Perubahan itu membuahkan hasil. PSMS akhirnya berhasil menjebol gawang Adhyaksa di menit ke-60 melalui Javier Siverio.
Gol tersebut semakin meningkatkan kepercayaan diri PSMS. Sebaliknya, Adhyaksa meningkatkan tekanan untuk mengejar gol penyeimbang.
Pertandingan kemudian berlangsung semakin panas. Ketegangan di lapangan berujung kartu merah untuk striker Adhyaksa FC Rundell Winchester, dan pemain PSMS Arsyad Gufron.
Baca Juga: Selalu Bilang “OTW” Padahal Masih di Rumah? Bisa Jadi Zodiakmu Ada di Daftar Ini
Keluarnya dua pemain membuat pertandingan semakin terbuka. Adhyaksa terus mencari celah, sedangkan PSMS berusaha mempertahankan keunggulan hingga pertandingan berakhir.
Wasit memberikan tambahan waktu enam menit. Dalam periode tersebut, PSMS harus bekerja keras menjaga konsentrasi karena tuan rumah terus meningkatkan tekanan. Namun, pertahanan PSMS mampu bertahan hingga peluit panjang. Skor 1-0 tidak berubah dan tiga poin berhasil dibawa pulang ke Medan.
Usai pertandingan, Pelatih PSMS Eko Purdjianto mensyukuri kerja keras para pemain. Ia menilai kesabaran menjadi salah satu kunci kemenangan setelah PSMS kesulitan membongkar pertahanan Adhyaksa pada babak pertama.
“Yang pertama kita syukuri kerja keras dan perjuangan pemain dari awal sampai pertandingan berakhir. Kita syukuri 1-0,” kata Eko kepada media.
Baca Juga: Fajar/Fikri Hadapi Liang Wei Keng/Wang Chang di Semifinal Asian Games 2026
Eko mengakui PSMS kurang sabar menghadapi strategi low block yang diterapkan Adhyaksa khususnya di babak pertama.
“Babak pertama lawan low block, kita kurang sabar dan belum beruntung. Instruksi di babak kedua, pemain harus lebih sabar. Ada beberapa pemain kita yang masuk dan memberikan pengaruh kepada tim,” ujarnya.
Eko juga memberikan apresiasi kepada Javier yang kembali menjadi penentu kemenangan PSMS.
“Alhamdulillah Javier punya inisiatif bisa cetak gol lagi dan bisa mempersembahkan kemenangan ini untuk suporter. Kita patut syukuri. Terima kasih buat pemain semua,” ucap Eko.
Baca Juga: Polres Batu Bara Ikuti Pembinaan Rohani Bersama Kapolri dan Gus Baha
Mengenai kartu merah Arsyad Gufron, Eko mengaku belum mengetahui secara detail kejadian yang menyebabkan pemainnya harus meninggalkan lapangan.
“Saya belum tahu detail kartu merah. Ada dua pemain yang saling terlibat. Ada VAR, keputusan wasit lebih bagus karena ada VAR,” katanya.
Eko Purdjianto pun kembali menegaskan ambisi besar PSMS pada musim ini. “Kita mau Liga 1 dan juara,” tegas Eko. (dek)
Editor : Redaksi