Kalahkan Bunut, Medan Falcons Juara SIVOT 2026

Deking Sembiring • Dipublikasikan Minggu, 18 Oktober 2026 | 21:40 WIB
JUARA: Kepala Dispora Sumut, M Mafullah Daulay bersama tim Medan Falcons yang meraih juara SIVOT 2026 di GOR Voli Indoor Sumut,Minggu (18/10/2026). (Dok Pribadi)
JUARA: Kepala Dispora Sumut, M Mafullah Daulay bersama tim Medan Falcons yang meraih juara SIVOT 2026 di GOR Voli Indoor Sumut,Minggu (18/10/2026). (Dok Pribadi)

 

MEDAN, SUMUTPOS - Medan Falcons membuktikan sebagai tim terbaik di Sumatera Utara. Mereka berhasil menjadi juara Sumut International Volleyball Tournament (SIVOT) 2026 setelah mengalahkan Bunut Volly Club dengan skor 3-0  pada partai final di GOR Voli Indoor Sumut, Minggu (18/10/2026).

Pertandingan final ini berjalan sengit. Namun pengalaman dan penampilan impresif membuat Medan Falcons menang tiga set langsung. Tim yang merupakan binaan Akademi Medan Falcons ini menang 25-16, 25-15, dan 25-21. Peringkat ketiga ditempati Gaperta VC setelah mengalahkan TVRI Medan dengan skor 3-0 (26-24, 25-14, dan 25-19).

Kepala Dinas Kepemudaan dan Keolahragaan (Dispora) Sumatera Utara, M. Mafullah Daulay, mengaku bangga dengan pencapaian Medan Falcons. Menurutnya, keberhasilan tersebut menjadi indikator positif dari proses pembinaan yang dijalankan tim tersebut.

Baca Juga: Kualitas Udara Medan Belum Pulih, Rizki Lubis Imbau Warga Tetap Pakai Masker

Pria yang akrab disapa Ipunk ini menjelaskan, SIVOT awalnya dirancang sebagai ajang pertandingan persahabatan berskala internasional dengan melibatkan sejumlah negara. Namun, rencana tersebut tidak dapat terlaksana sesuai harapan sehingga turnamen akhirnya diikuti tim-tim lokal Sumatera Utara.

Ipunk mengapresiasi kehadiran Akedemi Medan Falcons di Sumatera Utara. Dia menilai akademi itu sangat membantu dalam meningkatkan kualitas atlet voli melalui program latihan yang terarah dan fasilitas pendukung yang memadai. 

Ipunk berharap, pembinaan yang dilakukan Medan Falcons dapat memberikan kontribusi bagi peningkatan prestasi voli Sumatera Utara, terutama dalam menghadapi Pekan Olahraga Nasional (PON) XXII NTT-NTB 2028 mendatang. 

"Kami berharap atlet-atlet yang dipersiapkan dari Sumatera Utara untuk PON nantinya bisa memberikan hasil terbaik. Mudah-mudahan kali ini kita bisa mendapatkan medali, salah satunya melalui Medan Falcons," katanya.

Ketua Pengprov PBVSI Sumatera Utara, Wiko Lovino Siregar, turut mengapresiasi penyelenggaraan SIVOT 2026 yang berlangsung lancar hingga partai final. Meskipun turnamen akhirnya bergeser menjadi kompetisi antartim lokal, Wiko menilai pertandingan tersebut tetap memberikan manfaat besar bagi perkembangan bola voli di Sumatera Utara.

Dia menilai tim-tim yang ambil bagian merupakan kekuatan bola voli Sumut yang memiliki kemampuan untuk bersaing. Keberhasilan Medan Falcons menjadi juara juga menjadi bukti bahwa pembinaan secara konsisten dapat menghasilkan prestasi dalam waktu relatif singkat.

"Alhamdulillah, kegiatan berjalan lancar dan sukses. Walaupun akhirnya bergeser menjadi pertandingan lokal, tim-tim yang tampil merupakan tim tangguh di Sumatera Utara," ujarnya.

Dia berharap keberhasilan Medan Falcons dapat menjadi motivasi bagi klub-klub lain untuk meningkatkan kualitas pembinaan atlet. "Semoga Falcons ini bisa menjadi pendorong untuk atlet-atlet Sumut bisa bertarung di kancah yang lebih tinggi lagi," katanya. 

Sementara itu, Direktur Utama Medan Falcons, Hendy Lim, mengatakan penyelenggaraan SIVOT 2026 memiliki sejumlah tujuan, terutama untuk meningkatkan gairah olahraga bola voli di Sumatera Utara. "Semakin banyak turnamen yang digelar akan membuka kesempatan bagi atlet untuk berkompetisi sekaligus meningkatkan popularitas bola voli di tengah masyarakat," ujar Hendy.

Medan Falcons menjadikan SIVOT sebagai ajang evaluasi untuk mengukur perkembangan para pemain yang menjalani pembinaan di akademi tersebut. Akademi  Medan Falcons telah berjalan sekitar satu tahun, sehingga juara SIVOT ini menjadi salah satu indikator positif dari perkembangan para atlet selama menjalani latihan.

"Kami menyelenggarakan turnamen ini dengan beberapa tujuan. Pertama, supaya bola voli di Sumatera Utara semakin semarak. Semakin banyak kegiatan, tentu bisa  memacu popularitas olahraga ini dan memberikan kesempatan bagi atlet untuk berkompetisi," kata Hendy.

Ia menambahkan, turnamen tersebut juga menjadi kesempatan bagi tim pelatih untuk melihat sejauh mana perkembangan pemain setelah menjalani program latihan secara rutin. Hendy berharap sejumlah pemain Medan Falcons nantinya mampu menembus Proliga, kompetisi bola voli tertinggi di Indonesia.

"Kami berharap ada beberapa pemain yang bisa bermain di Proliga. Dengan perkembangan mereka saat ini, kami optimistis sebagian pemain bisa mendapatkan kesempatan tersebut," harapnya. 

Sumut International Volleyball Tournament 2026 awalnya dirancang sebagai kejuaraan internasional tingkat ASEAN, namun mengalami penundaan sehingga sejumlah  tim dari Singapura dan Malaysia yang sebelumnya dijadwalkan berpartisipasi memilih mengundurkan diri karena telah memiliki agenda pertandingan lain. (dek)

Editor : Redaksi
SIVOT 2026 Voli Sumut Bunut Volly Club Medan Falcons Dispora Sumut