PSMS vs PSIS: Waspadai Mantan

Deking Sembiring • Dipublikasikan Sabtu, 24 Oktober 2026 | 17:47 WIB
KETERANGAN: Pelatih PSMS Eko Purdjinato didampingi pemain Ikhsan Chan memberi keterangan sebelum menghadapi PSIS Semarang. (Dok PSMS)
KETERANGAN: Pelatih PSMS Eko Purdjinato didampingi pemain Ikhsan Chan memberi keterangan sebelum menghadapi PSIS Semarang. (Dok PSMS)

 

MEDAN, SUMUTPOS - Setelah melalui dua pertandingan tanpa kemenangan, PSMS Medan bertekad kembali bangkit. Ayam Kinantan membidik kemenangan saat menjamu PSIS Semarang dalam lanjutan Liga 2 Championship 2026/2027 di Stadion Utama Sumatera Utara, Deli Serdang, Minggu (25/10/2026) malam, pukul 19.00 WIB.

PSMS dikalahkan PSPS dan ditahan Semen Padang dalam dua pertandingan terakhir. Hasil itu membuat Ayam Kinantan tertahan di peringkat ketiga klasemen sementara Grup A dengan 11 angka dari 6 pertandingan. 

PSMS pun ingin kembali saat menjamu PSIS pada pertandingan ini. Pelatih PSMS, Eko Purdjianto, memastikan persiapan timnya berjalan baik. Ayam Kinantan ingin memanfaatkan keuntungan bermain di kandang sekaligus memperbaiki sejumlah kekurangan setelah gagal meraih kemenangan dalam dua pertandingan terakhir.

Baca Juga: Robi Barus: Persatuan Merupakan Kunci Keutuhan NKRI

“Persiapan tim sangat bagus. Kami sudah menyiapkan teknik, taktik, serta mental pemain. Semoga PSMS bisa menampilkan permainan terbaik dan mendapatkan hasil terbaik,” kata Eko menjelang pertandingan, Sabtu (24/10/2026).

Eko menegaskan, posisi PSIS yang berada di bawah PSMS dalam klasemen bukan alasan untuk meremehkan lawan. Baginya, setiap pertandingan memiliki tingkat kesulitan tersendiri dan harus dijalani dengan kerja keras sejak awal hingga peluit akhir.

“Setiap pertandingan adalah final. Kami harus bekerja keras, apalagi ini pertandingan kandang. Dukungan suporter sangat membantu sekali. Kami harus tetap fokus menghadapi PSIS,” tegasnya. 


Salah satu perhatian Eko adalah lini serang PSIS yang memiliki Cadenazzi. Pelatih PSMS tersebut mengaku sudah mempelajari kekuatan lawan melalui rekaman pertandingan. Namun, ia menegaskan bahwa ancaman tidak hanya datang dari satu pemain.

Baca Juga: Gagalkan Peredaran 1,16 Ton Narkoba di Sumut, dr Dimas : Pemberantasan Narkoba Selamatkan Bangsa

“Kami sudah menganalisis permainan Cadenazzi. Bukan hanya dia, semua pemain PSIS harus diwaspadai. Mereka juga pasti ingin mencuri poin di kandang kami,” kata Eko.

Karena itu, ia meminta barisan pertahanan PSMS menjaga koordinasi dan konsentrasi sepanjang pertandingan. Kesalahan kecil berpotensi menjadi persoalan, terlebih PSMS masih memiliki pekerjaan rumah dalam mempertahankan fokus hingga laga berakhir.

Eko juga memiliki sedikit gambaran mengenai karakter permainan PSIS karena mengenal Widodo Cahyono Putro. Keduanya pernah sama-sama membela Timnas Indonesia dan bekerja bersama di lingkungan Bali United.

“Kedekatan dengan Widodo sedikit banyak membuat saya tahu karakter permainannya. Kami juga sudah melakukan analisis melalui video. Namun, kami tetap profesional karena sekarang berbeda klub. Semoga besok kami mendapatkan hasil terbaik,” tuturnya.

Baca Juga: Pendaftaran Calon Ketua Golkar Padang Lawas Resmi Dibuka

Optimisme juga disampaikan pemain PSMS, Ikhsan Chan. Ia memastikan para pemain siap menghadapi pertandingan penting tersebut dan tidak ingin menjadikan posisi PSIS di klasemen sebagai tolok ukur kekuatan lawan.

“Para pemain sudah siap menyambut pertandingan besok. Walaupun PSIS berada di bawah PSMS, kami tidak boleh meremehkan mereka karena menurut saya PSIS juga tim yang kuat,” kata Ikhsan.

Dia mengaku bersyukur mendapat kesempatan untuk tampil dan berharap dapat memberikan kontribusi maksimal bagi Ayam Kinantan.

“Persiapan berjalan normal. Saya bersyukur mendapat kesempatan ini. Saya berharap bisa bermain maksimal besok dan mencetak gol juga,” tegasnya. (dek) 

Editor : Redaksi
Eko Purdjianto psis psms championship ayam kinantan