Sumutpos.jawapos.com-Banyak pengendara motor sengaja melepas spakbor demi tampilan yang lebih sporty dan keren. Sekilas memang terlihat lebih gagah, tapi tahukah Anda? Komponen kecil ini ternyata punya peran besar yang bisa menentukan kenyamanan bahkan keselamatan saat berkendara.
Spakbor bukan sekadar hiasan. Di balik bentuknya yang sederhana, bagian ini menjadi tameng utama dari cipratan air, lumpur, hingga kerikil yang bisa membahayakan pengendara.
Apa Itu Spakbor Motor?
Spakbor adalah pelindung yang dipasang di atas roda depan dan belakang motor. Fungsinya menahan cipratan kotoran yang terlempar saat ban berputar, terutama ketika melintas di jalan basah, becek, atau berdebu.
Hampir semua jenis motor memilikinya, mulai dari motor bebek, skutik, hingga motor sport. Tanpa spakbor, berkendara bisa jadi jauh lebih kotor, tidak nyaman, bahkan berisiko.
Fungsi Spakbor yang Sering Diremehkan
Banyak orang menganggap spakbor cuma pelengkap. Padahal, manfaatnya sangat vita. Dilansir dari laman Suzuki Indonesia, ada beberapa manfaat dan fungsi Spakbor di sepeda motor, berikut ulasannya:
1. Menahan cipratan air dan lumpur
Saat hujan atau melewati genangan, ban motor akan melempar air ke segala arah. Spakbor menahan cipratan itu agar tidak langsung mengenai wajah, pakaian, dan tubuh pengendara.
2. Melindungi mesin dari kotoran
Pasir, lumpur, dan kerikil bisa masuk ke bagian mesin dan rantai jika tidak ada spakbor. Lama-kelamaan, ini bisa menyebabkan karat dan kerusakan.
3. Menjaga keselamatan pengendara lain
Cipratan dari roda belakang bisa mengenai pengendara di belakang. Spakbor membantu mengurangi risiko tersebut.
4. Bikin motor tetap rapi
Selain melindungi, spakbor juga mendukung tampilan motor agar terlihat lebih utuh dan proporsional.
Jenis-Jenis Spakbor pada Motor
Ada beberapa jenis spakbor yang umum dipasang:
- Spakbor depan: menahan cipratan dari roda depan agar tidak mengenai wajah dan badan.
- Spakbor belakang: melindungi pengendara dan penumpang dari cipratan roda belakang.
- Spakbor kolong: melindungi area mesin dan kelistrikan dari air serta lumpur.
Semua bagian ini punya fungsi penting yang saling melengkapi.
Bahaya Melepas Spakbor Demi Gaya
Banyak yang tergoda melepas spakbor agar motor terlihat lebih minimalis. Namun, dampaknya bisa cukup serius.
Tanpa spakbor, air dan lumpur akan langsung menghantam tubuh saat berkendara di jalan basah. Mesin juga lebih cepat kotor karena pasir dan kerikil mudah masuk ke bagian vital motor.
Dalam jangka panjang, risiko karat, kerusakan komponen, hingga biaya servis bisa meningkat. Bahkan, cipratan batu kecil dari roda bisa membahayakan pengendara lain di belakang.
Di beberapa wilayah, motor tanpa spakbor juga berpotensi melanggar aturan lalu lintas karena dianggap tidak memenuhi standar keselamatan.
Cara Merawat Spakbor Agar Tetap Awet
Agar fungsinya tetap maksimal, spakbor perlu dirawat secara rutin:
- Bersihkan dari lumpur dan kotoran setelah berkendara
- Pastikan baut tidak longgar
- Hindari benturan keras
- Segera ganti jika retak atau pecah
Perawatan sederhana ini bisa membuat spakbor bertahan lebih lama dan tetap efektif.
Meski terlihat sederhana, spakbor adalah salah satu pelindung utama saat berkendara. Ia menjaga tubuh tetap bersih, melindungi mesin, dan mengurangi risiko bahaya di jalan.
Jadi sebelum melepasnya demi gaya, pikirkan lagi. Karena di balik bentuknya yang kecil, spakbor bisa jadi penyelamat yang sering tidak disadari.(han)
Editor : Johan Panjaitan