Nasional Metropolis Kesehatan Sumatera Utara Wisata & Kuliner Society Internasional Ekonomi

Dosen UMA Ingatkan Pentingnya Pola Hidup Sehat

Admin SP • Senin, 1 April 2024 | 19:27 WIB


DOSEN UMA: Tiga dosen pascasarjana Universitas Medan Area berbagi pengetahuan di Kantor Camat Lubukpakam pada Senin (1/4).DEDDI MULIA PURBA/SUMUT POS.
DOSEN UMA: Tiga dosen pascasarjana Universitas Medan Area berbagi pengetahuan di Kantor Camat Lubukpakam pada Senin (1/4).DEDDI MULIA PURBA/SUMUT POS.

TIGA dosen pascasarjana Universitas Medan Area berbagi pengetahuan di Kantor Camat Lubukpakam pada Senin (1/4). Syafruddin Ritonga menjelaskan tentang hidup sehat bersama diabetes. Cyber crime dipaparkan Wenggedes Frensh. Sedangkan good goverment yang dijelaskan Budi Hartono.

Dari penyuluhan, ternyata Lubukpakam merupakan kecamatan dengan jumlah penderita diabetes tertinggi di Deliserdang. Dibawah posisi Lubukpakam, ada Sunggal, Percutseituan, Tanjungmorawa dan Patumbak.

Data ini disampaikan Syafruddin Ritonga yang bersumber dari Dinas Kesehatan Provsu dan Biro Pusat Statistik. Karenanya, ketua Persatuan Diabetes Indonesia Sumut ini mengingatkan pentingnya pola hidup sehat, pemeriksaan kesehatan ke dokter dan berolahraga.

Apa kata camat? Bagaimana ia merespon tentang hal ini? ''Saya terkaget-kaget dengan data yang disampaikan Persatuan Diabetes Indonesia bahwa jumlah penderita diabetes di Lubukpakam tertinggi untuk Deliserdang,'' kata Camat Lubukpakam Syahdin Setia Budi Pane.

Untuk itu, ia bersama pihak terkait akan mencari solusi terbaik agar masyarakat dapat hidup sehat tanpa diabetes dengan menjaga pola hidup.

Begitupun, Syahdin Setia Budi Pane berharap penyakit ini jangan menjadi momok. ''Karenanya kita mengapresiasi kehadiran dosen UMA yang menyampaikan penyuluhan di Lubukpakam yang juga diikuti lurah, kepala lingkungan, kepala dusun dan ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Lubukpakam,'' katanya.

Camat berharap pengetahuan dan pengalaman dalam penanganan kesehatan, cyber crime dan good government ini dapat menjalar kepada masyarakat.

''Kami berbangga hati dan berterima kasih dengan adanya penyuluhan dari para dosen UMA di kantor camat Lubukpakam,'' katanya.

Syahdin Setia Budi Pane mengajak masyarakat dan jajaran untuk dapat menyayangi mulai dari diri sendiri, keluarga dan lingkungan. Masyarakat pun harus lebih paham bahwa diabetes akibat dari kalori berlebihan sehingga awasi pola makan dan perbanyak aktivitas termasuk berolahraga.

Dibagian lain, camat juga mengungkapkan adanya program quick respon pelayanan cepat dan tindak tepat terutama terhadap permasalahan kesehatan di Lubukpakam. Dua Puskesmas di Lubukpakam sangat aktif. Demikian keaktifan dari para kepala lingkungan dan dusun.

Good Government----
Sementara itu Budi Hartono mengemukakan bahwa Indonesia memiliki lima paradigma yaitu old public administration, new public management, new public services, sounds governance; dan new public governance.

Dalam melaksanakan tata kelola pemerintahan yang baik dipemerintahan, Budi Hartono menjabarkan harus terpenuhi delapan karakteristik yaitu konsensue, partisipasi, sesuai aturan hukum, efektivitas dan efisiensi, ekuitas dan inklusifitas, responsif, transparan serta akuntable.

Sedangkan untuk memiliki tata kelola pemerintahan yang baik memiliki lima syarat. Yaitu transparansi, independen, akuntabilitas, partisipasi dan koordinasi.

Ia menambahkan bahwa pemerintahan kedepan diarahkan pada setiap tujuan, sasaran, visi dan misi ditekankan pada pengembangan program yang bersifat inovasi dan kreatifitas yang dikaitkan dengan digitalisasi.

Sementara itu Wenggedes Frensh, kepala Pusat Kajian Magister Hukum UMA mengupas kebijakan penanggulangan tindak pidana siber (cyber crime) dengan pendekatan kerja sama internasional.

Pertemuan yang diikuti camat, sekretaris dan pegawai camat, lurah, kepala dusun beserta ulama ini diisi dengan tanya jawab. Dalam kesempatan ini juga dilakukan pemeriksaan gula darah dimana terdapat beberapa peserta yang menderita diabetes. (dmp)

Editor : Redaksi
#hidup sehat #Universitas Medan Area