SUMUTPOS.CO - Gereja Kemenangan Iman Indonesia (GKII) Balige mengambil langkah besar dalam memanfaatkan teknologi untuk mendekatkan informasi kepada jemaat melalui peluncuran website dan aplikasi mobile resmi gereja. Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi antara mahasiswa dan dosen Program Studi (Prodi) S1 Sistem Informasi Institut Teknologi (IT) Del yang bertujuan memberdayakan teknologi dalam pelayanan gereja.
Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini dilaksanakan, Sabtu (7/12) di GKII Balige Sangkarnihuta. Kegiatan ini dihadiri Pendeta Bapak Enos Panjaitan, S.Th., M.Th dan Domaria Manik selaku gembala sidang.
Selain itu turut hadir jemaat gereja, para pelayan, lima dosen dan enam mahasiswa IT Del. Dosen yang menghadiri kegiatan ini adalah Parmonangan R. Togatorop, Samuel I.G. Situmeang, Junita Amalia, Susi Purba dan Sarah Tambunan.
Tujuan utama dari kegiatan ini adalah untuk mendiseminasi aplikasi. Selain memperkenalkan website, aplikasi mobile juga diperkenalkan sebagai sarana yang lebih praktis untuk mengakses informasi gereja.
Aplikasi website sistem informasi gereja adalah platform digital yang dirancang untuk mempermudah pengelolaan dan distribusi informasi gereja. Dengan menggunakan aplikasi ini, gereja dapat mengatur berbagai informasi penting, seperti jadwal ibadah, berita gereja dan data jemaat.
Selain aplikasi berbasis web disediakan juga aplikasi mobile sistem informasi gereja dapat diunduh melalui Google Playstore. Aplikasi mobile GKII Balige dirancang untuk menyediakan informasi yang lengkap, mulai dari jadwal ibadah, kegiatan gereja hingga artikel rohani dan warta jemaat.
Dalam kesempatan tersebut, jemaat diberikan pelatihan langsung tentang cara menggunakan kedua platform tersebut.
Herlin, jemaat GKII Balige menyambut baik inisiatif tersebut.
''Mempermudah untuk mengakses informasi tentang gereja. Saya sangat mengapresiasi pembuatan website ini karena sudah sangat lengkap. Dengan adanya website ini, GKII Balige bisa lebih dikenal oleh masyarakat terutama di Balige,'' ujarnya.
Domaria Manik juga menyoroti dampak positif dari inovasi ini terhadap literasi digital jemaat. ''Dengan adanya website dan aplikasi mobile ini, mendorong masyarakat gereja untuk menggunakan teknologi informasi yang semakin maju,'' katanya.
Tim pelaksana yang terdiri dari dosen dan mahasiswa IT Del menyampaikan rasa senang dapat membuat aplikasi gereja ini. "Kami berharap website dan aplikasi ini tidak hanya mempermudah jemaat dalam mengakses informasi, tetapi juga menjadi contoh nyata bagaimana teknologi dapat membawa dampak positif bagi komunitas lokal," ungkap Parmonangan R Togatorop (ketua tim pelaksana).
Kegiatan ini ditutup dengan doa bersama dan harapan agar website serta aplikasi mobile GKII Balige terus berkembang menjadi sarana yang memberkati banyak orang. Dengan sinergi antara teknologi dan pelayanan, GKII Balige kini siap menyambut era digital dengan penuh semangat dan inovasi. (dmp)
Editor : Redaksi