Nasional Metropolis Kesehatan Sumatera Utara Wisata & Kuliner Society Internasional Ekonomi

5 Guru Besar USU Kembali Dikukuhkan, Tahun Ini Terbanyak dalam Sejarah Universitas

Redaksi Sumutpos.co • Kamis, 19 Desember 2024 | 23:20 WIB
KUKUHKAN: Universitas Sumatera Utara kembali melangsungkan Upacara Pengukuhan Guru Besar Tetap di Gelanggang Mahasiswa, Kamis (19/12). (Dokumen Humas USU)
KUKUHKAN: Universitas Sumatera Utara kembali melangsungkan Upacara Pengukuhan Guru Besar Tetap di Gelanggang Mahasiswa, Kamis (19/12). (Dokumen Humas USU)

MEDAN, SUMUTPOS.CO - Universitas Sumatera Utara (USU) kembali melangsungkan Upacara Pengukuhan Guru Besar Tetap di Gelanggang Mahasiswa, Kamis (19/12). Tahun ini, dari 73 usulan, 24 telah disetujui dan diterbitkan SK, sementara 51 usulan lainnya, telah direkomendasikan. Ini juga sekaligus menjadi penambahan guru besar terbanyak dalam sejarah USU.

Terdapat lima guru besar yang dikukuhkan pada prosesi kali ini, yakni Prof Muhammad Rusda, Prof Lambok Siahaan, Prof Siska Mayasari Lubis, Prof Sry Suryani Widjaja, dan Prof Amira Permatasari Tarigan. Kelima guru besar tersebut berasal dari Fakultas Kedokteran USU.

Dalam sambutannya, Rektor USU, Prof Muryanto Amin menyatakan, pengukuhan guru besar bukan hanya selebrasi, tapi juga tanggung jawab untuk menghasilkan inovasi yang berdampak pada masyarakat dan industri.

“Namun, pascaselebrasi hari ini (Kamis), seorang guru besar harus menambah produk tugas tridarmanya sekaligus menjadi inspirasi bagi kolega dosen lainnya,” ungkap Mury, sapaan karib Muryanto Amin.

Muryanto juga menekankan pentingnya kolaborasi antara akademisi dan industri untuk menciptakan inovasi berkelanjutan dan diakui dunia. Dia optimistis, dengan 184 guru besar aktif, USU segera mencapai standar universitas berkelas dunia.

"Sehingga, kolaborasi menjadi sangat penting dilakukan bagi setiap guru besar saat menjalankan tugas tridarma," ujarnya.

Seorang guru besar yang dikukuhkan, Prof Sry Suryani Widjaja menyampaikan, USU menunjukkan kemajuan signifikan dalam pendidikan dokter dengan fokus untuk mengarah ke kancah internasional. Satu langkah penting yang sedang dilakukan adalah meningkatkan jumlah publikasi ilmiah, termasuk manuskrip penelitian, guna memperkuat posisi USU di tingkat global.

"Ini kita lagi mengarah menuju ke internasional, contoh, kita di USU sedang berusaha menaikkan jumlah manuscript publikasi dan lain-lain," tutur Sry.

Lebih lanjut Sry mengatakan, USU telah memulai kerjasama riset dengan institusi ternama di luar negeri, seperti Singapura, serta merencanakan kolaborasi lebih lanjut dengan universitas-universitas terkemuka dunia.

"Kita ke depannya merencanakan bekerja sama lagi dengan universitas terkemuka di dunia," pungkasnya. (rel/saz)

Editor : Redaksi
#usu