SUMUTPOS.CO - Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) menerima kunjungan Atase Agama dan Pendidikan Kedutaan Besar Arab Saudi di Indonesia Ahmed Essa L Alhazmi dan Al Brag Abdullah Almeer, Ahad (9/3). Kunjungan silaturahim ini sekaligus menjajaki kerja sama di bidang pendidikan dan keagamaan.
Atase disambut Wakil Rektor III UMSU Assoc Prof Dr Rudianto MSi didampingi Kepala Observatorium Ilmu Falak (OIF) UMSU Dr Arwin Juli Rakhmadi Butarbutar MA, Wakil Dekan I FAI UMSU Dr Zailani MA, Ketua OIC Rafieqah Nalar Rizky SSos MA dan beberapa kepala biro di Kampus UMSU Jalan Mukhtar Basri Medan.
Rombongan Kedubes Arab Saudi melihat berbagai fasilitas dan observatorium ilmu falak di Kampus Pascasarjana UMSU. Atase Agama dan Pendidikan Kedubes Arab Saudi di Indonesia Ahmed Essa L Alhazmi pun senang bisa berkunjung ke UMSU dan berdiskusi mengenai berbagai potensi kerja sama.
Atase terkesan dengan berbagai program serta kontribusi kampus ini dalam dunia pendidikan dan dakwah. ”Kami mengetahui bahwa Muhammadiyah memiliki pengaruh yang luas di Indonesia. Ini merupakan sesuatu yang luar biasa. Kedutaan Besar Arab Saudi di Jakarta sangat berbahagia dan bangga dengan pertemuan ini,” kata Ahmed Essa L Alhazmi.
Kedubes Arab Saudi, lanjut Ahmed Essa L Alhazmi, siap membantu UMSU dalam berbagai aspek. Terutama pengembangan bahasa, pendidikan dan bidang lainnya untuk memperkuat hubungan kedua pihak.
”Kami berharap UMSU dapat membuka program studi Bahasa Arab dan terus menjalin komunikasi dengan Kedubes Arab Saudi untuk melanjutkan kerja sama yang lebih erat. Insya Allah, kami akan menindaklanjuti kerja sama ini demi pengembangan pendidikan dan dakwah Islam di masa depan,” tambahnya.
Wakil rektor mengungkapkan bahwa UMSU berencana mengembangkan OIF di Tapanuli Tengah karena kondisi cuaca dan langit di sana masih sangat mendukung. Ia juga melaporkan perkembangan jumlah mahasiswa program studi ilmu falak terus meningkat.
”Kami berharap kerja sama dengan Arab Saudi dapat membantu alumni kami untuk melanjutkan pendidikan S2 dan S3,” tambahnya.
Assoc Prof Dr Rudianto MSi menyampaikan bahwa UMSU aktif dalam dakwah internasional. ”Tahun 2024, kami mengirimkan dosen untuk berdakwah di Selandia Baru dan Australia. Beberapa qari ke Malaysia untuk menjadi imam salat selama ramadan,” ungkapnya.
Wakil rektor berharap UMSU dapat bekerja sama dengan berbagai universitas di Arab Saudi dan pengembangan beasiswa bagi mahasiswa asing di berbagai negara untuk belajar di UMSU. ”Kunjungan ini diharapkan menjadi langkah awal bagi kerja sama yang lebih erat antara UMSU dan Kedutaan Besar Arab Saudi. Khususnya dalam bidang pendidikan, penelitian, pengembangan ilmu falak dan dakwah Islam,” ujarnya.
Kunjungan diakhiri dengan penyerahan hadiah berupa mushaf dari Kedubes Arab Saudi pada UMSU. Sebaliknya, diserahkan cendera mata dari UMSU kepada Kedubes Arab Saudi. (dmp/han)
Editor : Redaksi