Nasional Metropolis Kesehatan Sumatera Utara Wisata & Kuliner Society Internasional Ekonomi

Selama Tujuh Tahun, UMSU Hasilkan 1.002 Dokter

Johan Panjaitan • Jumat, 25 April 2025 | 21:00 WIB
UDISIUM: Prof Dr Agussani MAP (3 kiri) pada acara yudisium dan pengambilan sumpah dokter angkatan ke-41. (ISTIMEWA/SUMUT POS)
UDISIUM: Prof Dr Agussani MAP (3 kiri) pada acara yudisium dan pengambilan sumpah dokter angkatan ke-41. (ISTIMEWA/SUMUT POS)

SUMUTPOS.CO-Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (FK UMSU) menggelar yudisium dan pengambilan sumpah dokter angkatan ke-41 bagi 76 lulusan program pendidikan profesi dokter.

Acara dipimpin Rektor UMSU Prof Dr Agussani MAP diadakan di Auditorium UMSU, Jumat (25/4). Yudisium juga dihadiri Wakil Rektor II UMSU Prof Dr Akrim MPd, direktur Rumah Sakit Amri Tambunan, perwakilan rumah sakit RS Bhayangkara, RS Pringadi dan RS Haji, pimpinan program studi fakultas kedokteran, dosen dan keluarga mahasiswa.

Prof Dr Agussani MAP menyampaikan rasa bangga dan apresiasi terhadap capaian para lulusan program studi pendidikan profesi dokter. Sebab Fakultas Kedokteran UMSU menjadi fakultas terendah jumlah retakernya di Indonesia dengan keberhasilan UKMPPD FK UMSU mencapai 90 persen.

“Alhamdulillah, saya lihat angka capaian IPK 4,00 hingga 3,81 banyak diperoleh lulusan pada angkatan ini. Fakultas Kedokteran UMSU menjadi fakultas terendah jumlah retakernya di Indonesia. Artinya bahwa keberhasilan UKMPPD FK UMSU mencapai 90 persen,“ kata rektor.

Ia menambahkan bahwa UMSU tidak pernah di bawah 70 persen dimana sejak tahun 2018-2025 telah meluluskan 1.002 dokter yang tersebar di Indonesia maupun luar negeri.

UMSU, lanjut Rektor, terus berkomitmen dalam mencetak dokter yang tidak hanya cerdas secara akademik, namun juga berkarakter Islami. Rektor menegaskan terus mengembangkan fakultas kedokteran sejalan dengan tuntutan pengetahuan dan perkembangan teknologi di bidang kesehatan.

“Kami tengah menyusun roadmap pengembangan fasilitas kampus dan mendorong akreditasi internasional untuk FK UMSU,” kata Prof Dr Agussani MAP.

Dekan FK UMSU dr Siti Masliana Sp.THT-KL(K) mengungkapkan bahwa angka retaker lulusan sangat rendah, hanya delapan dari total tiga ribu peserta. “Sumpah dokter adalah sumpah hipokrates. Kami berharap seluruh lulusan menjaga etik, berbuat baik kepada guru, sejawat maupun pasien. Profesi ini adalah amanah yang harus dijaga dengan kebudiluhuran,” pinta dekan.

dr Indah Hadiyihidini, mewakili lulusan, berterima kasih kepada seluruh dosen dan khususnya kepada orang tua. “Perjuangan ini tidak instan. Keberhasilan ini adalah hasil dari dukungan semua pihak,” katanya. (dmp)

Editor : Johan Panjaitan
#umsu #Yudisium #kedokteran